Sering Jadi Sorotan, Kurun Waktu Dua Pekan Dua Pekerja PT. Wanxiang Alami Kecelekaan Kerja, Satu Korban Meninggal Dunia

BERITA MORUT2,050 views
Korban Kecelakaan Kerja Yang Alami Cederah Di Kaki

MOROWALI- PT. Wanxiang Nikel Indonesia, perusahaan yang digadang-gadang akan mulai mengoprasikan pabrik pemurnian Nikel terus menjadi sorotan, tidak hanya viral karna kontroversi yang terjadi di beberapa tahun lalu soal cap logo, namun juga lamanya waktu pembangunan pabrik, kemudian soal material Galian C yang diduga diambil dari sumber Ilegal, sehingga perlu di pertanyakan soal pajaknya. Kini disoroti soal sering terjadinya kecelakaan kerja didalam perusahaan tersebut.

Andi Imran (43) korban kecelakaan kerja PT. Wanxiang pada Rabu (24/08)  telah berhasil menjalani Operasi pada pukul 20.00 WITA sampai pukul 23.00 WITA di Rumah Sakit Umum Daerah Morowali. Dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Ruang Rawat Inap Mawar.

Kecelakaan tersebut terjadi pukul 09.30 WITA.  Menurut keterangan korban, dia sedang bekerja mengelas besi di bagian bawah ketika ditimpa besi cerobong yang jatuh akibat tali penarik putus.

“Tali yang digunakan itu bukan dawai tapi sejenis tali pinggang, mungkin rapuh walau kelihatan kuat.” Papar Andi

Bapak Andi Imran juga menuturkan dia tidak bisa menjelaskan banyak karena dia tidak terlalu sadar

” kejadiannya sangat cepat saya tidak terlalu sadar, untung bos bos disitu ada dan langsung menelpon mobil dan membawa saya ke puskesmas sebelum dirujuk kesini”

“Saya hanya berharap tetap menerima gaji selama saya dalam perawatan, begitupula dengan tunjangan dari BPJS maupun perusahaan. Saya berharap kontrak tetap berjalan sampai saya pulih dan bisa kembali bekerja”. Tutur Pak Andi Imran penuh harap.

Diketahui sebelumnya juga terjadi kecelakaan kerja yang membuat korban meninggal dunia dan kejadian itu terjadi kurang lebih berjarak hampir dua minggu yang lalu, namun pihak perusahaan yang ingin dikonfirmasi hingga saat ini belum bisa ditemui dengan berbagai alasan, juga belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan kepada media terkait kecelakaan yang sering terjadi.

 

(N Muriana)

Komentar