Puskesmas Bahodopi Keterbatasan Fasilitas, Pasien Tidur Di Lantai

MOROWALI- Wilayah Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, adalah salah satu wilayah yang berdekat langsung dengan pusat Industri pabrik nikel, namun hal itu tidak mempengaruhi fasilitas dan pelayanan kesehatan di Puskesmas Bahodopi, pasalnya keadaan puskesmas Bahodopi sangat memprihatinkan, terlihat kotor dan fasilitas yang tidak memadai.

Karena keterbatasan sarana dan prasarana tersebut ada pasien harus memilih mendapatkan perawatan dengan melantai beralaskan tikar dan kasur seadanya namun tidak memakai tempat tidur yang  digunakan di rumah sakit atau puskesmas pada umumnya

“Beginilah keadaan kami bu, tanpa harus dijelaskan lagi bagaimana fasilitas disini” ujar pasien yabg tidak ingin disebutkan namanya.

Menurut pihak Puskesmas fasilitas yang minim di Puskesmas Bahodopi disebabkan oleh baru saja beralihnya status pelayanan Rawat Jalan menjadi Rawat Inap. Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Puskesmas, Bapak Abd.Malik, MKS. pada Rabu (29/06/22).

Kepala Puskesmas Bahodopi menuturkan bahwa pihak Puskesmas telah mengajukan proposal online dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana untuk tahun anggaran 2022. Namun sampai saat masih menunggu dana tersebut dicairkan.

“Insyaallah tahun ini sudah ada dana untuk menambah fasilitas sarana dan prasarana tersebut. Andai saya berduit, karena saya tau pentingnya sarana dan prasarana kesehatan saya akan menggunakan sebagian uangku membelinya karena itu untuk kemaslahatan orang banyak” ucap pak Abd. Malik

Pada kesempatan itu juga dia menuturkan kekecewaannya terhadap pihak perusahaan yang ada di Bahodopi karena mengabaikan proposal puskesmas serta kurangnya perhatian terhadap pusat pelayanan kesehatan tersebut.

Padahal Kecamatan Bahodopi adalah Kecamatan dengan jumlah penduduk dan penghasilan terbesar di Kabupaten Morowali. Memang perusahaan sudah menyediakan klinik dengan tenaga medis profesional untuk menjaga kesehatan para pekerja. Namun satu hal yang harus diperhatikan, bahwa para pekerja tersebut memiliki keluarga khususnya anak dan istri yang memerlukan pelayanan kesehatan yang layak dan terbaik.

(Muriana Muhtar Ladjuni)

Komentar