Bupati dan Wabup Morut sahur bersama mahasiswa di Luwuk

BERITA MORUT497 views

BANGGAI – Tak hanya buka puasa bersama yang dilakukan Bupati Morowali Utara Delis J. Hehi dan Wabup H. Djira dalam Safari Ramadhan kali ini, tetapi juga makan sahur bersama.

Sahur bersama dalam rangkaian Safari Ramadhan di Kecamatan Bungku Utara dan Mamosalato (6-8 April) ini dilakukan bersama sejumlah mahasiswa asal Morut di Kota Luwuk, Ibu Kota Kabupaten Banggai, Jumat (8/4) dini hari.

Kegiatan terkait ibadah puasa Ramadhan oleh kedua Pemimpin Morut yang memiliki visi dan misi menjadikan masyarajat Morut yang Sehar, Cerdas dan Sejahtera itu diisi dengan dialog.

Kesempatan ini dimanfaatkan Bupati Delis dan Wabup Djira untuk mendorong mahasiswa menekuni studinya dan pemda akan memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah menyediakan beasiswa kepada seluruh mahasiswa asal Morut sebesar Rp3 juta setiap tahun yang mulai tahun ini dicairkan setiap semester sebesar Rp1,5 juta.

Pemkab Morut juga akan mengupayakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, penyediaan asrama mahasiswa dan rumah singgah di beberapa kota penting seperti Luwuk, Palu dan Makassar.

Bupati Delis J. Hehi dan Wabup Djira berada di Luwuk untuk meresmikan penggunaan rumah singgah untuk masyarakat Morut yang mencari pelayanan kesehatan di Kota Luwuk.

Rumah singgah ini akan meringankan keluarga pasien dari Morut yang tidak memiliki tempat menumpang saat membawa anggota keluarganya berobat di Luwuk.

Rumah Singgah seperti ini juga sudah tersedia di Kota Makassar dan sudah banyak membantu warga Morut.

Para mahasiswa dalam dialog subuh itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Morut yang memberikan perhatian kepada mahasiswa Morut dalam menyelesaikan studi mereka.

Masyarakat Morut di Kecamatan Bungku Utara dan Mamosalato cukup banyak yang menuntut ilmu di Luwuk dan mencari pengobatan di sana karena jarak transportasi lebih dekat dan sarana serta fasilitas pendidikan dan kesehatan lebih banyak dan lebih memadai dibanding harus menyeberang laut ke Kolonodale, ibu kota Kabupaten Morut. (RoMa/Uli)

Komentar