oleh

Tepung Kelapa Dari Luwuk Sangat Diminati Amerika

Tepung Kelapa Dari Luwuk Sangat Diminati Amerika

BERITA MORUT, LUWUK – Tepung kelapa mungkin belum terlalu familiar karena sebagian besar orang tentunnya akan lebih sering mendengar dan umumnya menggunakan tepung terigu, tapioka maupun beras dalam kehidupan sehari-hari. Tepung kelapa (dessicated coconut) merupakan hasil olahan dari kelapa yang mempunyai tekstur berupa serbuk berwarna putih, meskipun belum populer di masyarakat namun produk ini sudah di ekspor menembus pasar dunia.

Dari awal hingga pertengahan tahun 2020 ini, berdasarkan data IQFAST Barantan tercatat negara Amerika Serikat dominan sebagai negara tujuan ekspor yaitu sebanyak 40 kali.

Kepala Karantina Pertanian Palu drh. Soma Wijaya mengungkap dari awal tahun hingga medio tahun 2020 ini perkembangan kegiatan ekspor khusus tepung kelapa masih mengeliat.

“Tercatat sebanyak 707 ton dengan nilai ekonosmis sebesar 19 miliyar tepung kelapa asal desa kayutanto, Luwuk Banggai ini di ekspor”, ungkap Soma.(6/7)

Soma juga menambahkan memasuki masa era kenormalan baru saat ini juga geliat ekspor tepung kelapa tak surut terbukti dengan adanya ekspor pada awal juli ini sebanyak 101 ton dengan potensi nilai ekonomis sebesar 3 miliyar.

“Lagi-lagi Amerika Serikat masih favorit tujuan ekspor dan kami (Karantina Pertanian Palu) akan selalu berkomitmen memberikan kemudahan pelayanan sebagai percepatan akselerasi ekspor”, tambah Soma.

Secara terpisah Kepala Badan Karantina Pertanian mengungkapkan sangat mengapresiasi ekspor dalam bentuk olahan setengah jadi seperti tepung kelapa ini dan juga langsung tidak lagi melalui daerah lain sehingga banyak manfaatnya bagi daerah itu sendiri.

“Ini merupakan langkah positif dengan tidak lagi ekspor tidak lagi berbentuk barang mentah, akan tetapi sudah diolah terlebih dahulu menjadi produk olahan yang berkualitas yang diminati dan digemari masyarakat dunia”, tutup Ali Jamil.

 

Humas Karantina Pertanian Palu/HM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed