oleh

Penyuluh Pertanian Lapangan Garda Terdepan Ketahanan Pangan

Beritamorut.com, Mori Utara- PPL garda terdepan ketahanan pangan, pernyataan ini disampaikan oleh asisten II, Yunber Bamba saat mewakili Bupati Morowali Utara membuka Pertemuan teknis Penyuluh pertanian lapangan (Rabu,11/3/2020)di desa lembontonara, mori Utara.

Menurutnya sebagai garda terdepan ketahanan pangan di daerah sudah tentunya harus di dukung SDM serta daya dukung sarana penunjang kinerja. Beliau berkeyakinan PPL morut walaupun memang belum memiliki fasilitas penunjang kinerja yg memadai tapi sudah menunjukkan kinerja yg baik

Sementara itu, Sekretaris Dinas pertanian Alwun Lasiwua, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Dinas Pertanian Morowali Utara adalah Dinas terbesar dari semua PD di morut yg terdiri dari 6 bidang dan 1 sekretariat dan memiliki pegawai sejumlah 250 orang termasuk diantaranya 148 orang Penyuluh dan petugas lapangan lainya yang tersebar di 10 BPP, 4 Balai Benih dan Puskeswan.

Menurut alwun, mengatur dinas yg cukup besar ini tentunya membutuhkan energi ekstra agar semua fungsi organisasi bisa berjalan maksimal di tengah keseriusan pemerintah dlm mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui program khusus PAJALA (Padi, Jagung, Kedelai). Kegiatan pertemuan teknis PPL, desa lembontonara, Mori Utara di pilih sebagai tempat pelaksanaan nya, menurut alwun, agar PPL kita bisa mempelajari kemampuan masyarakat lembontonara dlm mengelola ekonomi nya sehingga menjadi salah satu desa yg cukup maju di Morowali Utara di banding kan beberapa tahun sebelumnya. “Mari kita belajar dari org lembon, apa sebab sampai orang-orang lembon ini maju pesat ekonomi rumah tangga nya” katanya.

Kegiatan yg akan berlangsung selama 3 hari ini akan berakhir pada hari Jumat, 13/3/2020 di ikuti oleh seluruh PPL se morut, mantri ternak dan KTNA seluruh kecamatan. Salam MOROSO

 

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed