oleh

MIO Indonesia Sulteng Serukan Jaga Morowali Utara.

Andi Samsu Alam

MOROWALI UTARA- Media Online Indonesia (MIO) Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sampaikan pernyataan resmi pasca ricuh yang terjadi di PT. GNI.

Ketua MIO Indonesia Sulteng, Andi Samsu Alam di dampingi Ketua I, Hendly Mangkali, sekertaris Herman Burunaung dengan tegas menyampaikan menolak segala bentuk provokasi.

“Iklim investasi di Sulawesi Tengah itu harus di jaga. Terkait PT. GNI bahwa harus di perhatikan juga potensi lokal yang ada. Apa yang menjadi keluhan para buruh, apa yang menjadi aspirasi masyarakat Morowali Utara. Jangan ada pihak lain yang menunggangi kisruh yang terjadi, kami menolak segala bentuk provokasi,” kata Andi Samsu Alam (24/1)

Akhir-akhir ini di sosial media postingan yang mengandung provokatif begitu masif beredar. Ketua I MIO Indonesia mengatakan, masyarakat lebih percaya pemberitaan dari pada postingan sosial media yang dibumbuhi editan provokasi.

“Masyarakat Morut sudah cerdas. Masyarakat lebih percaya pemberitaan dari pada postingan di sosial media khususnya Facebook yang provokatif. Kami akan menjaga Morut,” tegas Hendly yang merupakan putra asli Morowali Utara

Hendly juga menambahkan agar perusahaan memperhatikan masyarakat lingkar pesisir, seperti desa Tokananaka. Karna selama ini focus perhatiaan banyak kepada masyarakat dilingkar tambang yang ada di wilayah daratan.

Diakhir pernyataan resmi, MIO Indonesia Sulteng mendukung aparat keamanan dalam bekerja menjaga situasi di PT. GNI aman dan kondusif.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed