oleh

BUKANNYA BERKEMBANG, 800 EKOR AYAM PETELUR BANTUAN DESA ENSA, HABIS DI JUAL

-BERITA MORUT-2.563 views
Kandang Ayam Petelur Desa Ensa

BERITAMORUT.COM- Ratusan ekor ayam petelur bantuan Pemerintah daerah kabupaten Morowali Utara (Morut) diduga habis dijual dijual, dan saat ini kandang ayam kelompok peternak kosong.

Dari penelusuran tim media TARGET TIPIKOR dan Berita Morut yang meninjau langsung kondisi peternakan ayam petelur untuk kelompok ternak di desa Ensa kecamatan Mori Atas, terlihat sudah tidak ada aktivitas di kelompok peternak tersebut.

Warga yang ditemui media enggan untuk di wawancarai terkait peternakan ini, namun sempat terlontar pernyataan jika ayam petelur itu sudah dijual semua,

“Yang penting kami cuma disuruh jual,” ujar seorang warga desa Ensa sambil berlalu pergi (7/8).

Warga yang lainnya tidak mau berkomentar apapun soal peternakan ayam ini. Dari informasi awal yang di peroleh tim media ini, diduga kepala desa Ensa F.S dan pengurus kelompok ternak telah menjual ayam bantuan Pemda tersebut.

Tidak ada pihak yang bisa kami konfirmasi saat melakukan penelusuran hari ini sabtu 7 agustus 2021. Dengan menggunakan salah satu nomor kontak tim media, kami mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Ensa di nomor 0822-9890-40** yang di jawab oleh istri kepala desa Ensa,

“Bapak lagi di kamar mandi,” ujar Istri Kades Ensa via telpon (7/8),

Menurut sejumlah warga, sejak bantuan ini ada memang hanya dikelola oleh keluarga terdekat kepala desa Ensa.

Kami mencoba melakukan konfirmasi kembali kepada kepala desa Ensa hari ini sekitar pukul 17.30 wita. Telpon kami masuk namun tidak di jawab.

Pemerintah daerah kabupaten Morut pada tahun 2019 mengucurkan dana APBD senilai 200 juta untuk kelompok peternak ayam petelur. Yang rata-rata sebagian besar kelompok, termasuk desa Ensa, awalnya membeli 800 ekor ayam petelur. Beberapa kelompok peternakan di desa penerima bantuan saat ini masih berjalan, namun di desa Ensa ini sejak awal diduga diadakan hanya untuk memperkaya pihak-pihak tertentu.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed