oleh

Ini Penjelasan Kepala Disparpora Morut, Terkait Seleksi Paskibraka

Ini Penjelasan Kepala Disparpora Morut, Terkait Seleksi Paskibraka

 

BERITAMORUT.COM- Ini penjelasan kepala dinas pariwisata, pemuda dan olahraga (Dispaspora) daerah kabupaten Morowali Utara (Morut) Alfred Rizal Tompira, S.Pd, M.Pd terkait seleksi pasukan pengibar bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas dalam rangka upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2021 di Kabupaten Morowali Utara,

“Proses perekrutan oleh panitia dan PPI sudah sesuai ketentuan dan prosedur dimana performance mereka sudah di seleksi yaitu, tinggi badan, berat badan, penampilan fisik dan PBB. Memang sudah memenuhi syarat pak, karena kami utamakan performance. Tidak ada yang dibawa ukuran. Untuk anak pejabat kami tidak utamakan pak. Ada beberapa anak pejabat Morut tidak lolos karena tidak memenuhi syarat. Kalau memang tidak sesuai ukuran kami tidak ambil. Kegiatan seleksi di lakukan oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Morowali Utara,”ujar kadis

Kadis juga menambahkan bahwa Bupati Morut juga langsung menanyakan hal tersebut dan telah diklarifikasi.

Camat Petasia Gatot Susilo Eko Budiyanto juga mengatakan proses seleksi yang dilakukan sesuai prosedur,

“Saya pikir kawan-kawan PPI yang mendampingi seleksi sudah melaksanakan tugasnya sesuai juknis yang ada, Setahu saya selama mendampingi sampai 2019 tidak ada dipilih anak pejabat atau bukan, tetapi lebih kepada attitude, mental dan niat dari adik-adik capas. Terkadang orangtua malah yang memaksakan kehendak padahal anaknya tidak mampu, tidak mau atau punya penyakit bawaan yang bisa menghambat proses pelatihan. Dan ini terbukti saat latihan malah mundur karena sakit atau setelah ditanya bukan karena keinginan adik-adik tersebut. Fisik masih bisa diperbaiki selama adik-adik punya kemauan dan mengikuti instruksi pelatih dilapangan. Semua masih dalam batas-batas wajar untuk mencapai target saat pelaksanaan upacara berjalan baik dan sukses,”ujar Camat Petasia

Hal ini untuk mengklarifikasi informasi yang beredar, bahwa seleksi paskibraka mendahulukan anak pejabat, itu tidak benar.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed