oleh

Karyawan Training, Giovani: “Kami dilarang sakit”, Disnaker: “Tidak ada yang melapor”

-BERITA MORUT-2.205 views

Karyawan Training, Giovani: “Kami dilarang sakit”, Disnaker: “Tidak ada yang melapor”

 

BERITAMORUT.COM- Calon Tenaga kerja PT. GNI menjerit di Morosi saat ikuti training, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kabupaten Morowali Utara menyebut tidak ada yang datang melapor.

“Kita masuk pagi jam 07.30 WITA sudah foto, biasa kita pulang jam 5, stengah 6…Begini pak, kita disini…Kita disini diberlakukan seperti binatang, Kita disini Ndak boleh sakit pak,,Ndak boleh kita sakit pak, saya terus terang lagi sakit, sudah 1 Minggu ini saya sakit pak, tapi tetap saya paksa masuk kerja pak..Sejak Tanggal 5 bulan 5 saya disini, Ndak pernah kami dapat training atau teori, saya tanyakan sama pengawas tapi dibilang Ndak usah pelajari yang begitu….Undang-Undang Buruh itu pak kerja sampai 8 jam, tapi kami kerja sampai 10 jam.
Kita disini bukan training tapi kerja seperti Romusha,” ujar Giovani dengan suara serak menyampaikan keluhannya (21/6)

Training Calon Tenaga Kerja

Sementara calon tenaga kerja lain bernama Asep asal desa Molino menurut salah satu warga desa Molino memilih pulang karena tidak tahan di tempat training. saat kami coba konfirmasi kepada Asep, nomornya belum bisa terhubung.

Kondisi lain yang di alami calon tenaga kerja di Morosi dikeluhkan melalui keluarganya inisial N yang mengatakan mereka ditumpuk dalam kos tempat tinggal sampai 10 orang per kos, sementara saat awal berangkat disampaikan 2 orang per kos,

Hingga Malam kerja

“Kasian ponakanku di training, mereka mengeluh ditumpuk sampai 10 orang per kos, padahal dijanji saat berangkat 2 orang per kos,” ujar N

Pihak PT. GNI dalam hal ini HRD Dhany yang kami konfirmasi membaca pesan whatshap tetapi belum merespon sampai berita ini dirillis.

Tempat tinggal calon peserta training

Sekertaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Morowali Utara Moh.Suting yang membaca pesan dalam grup Whatshap Info Morut berkoordinasi dengan kami menjelaskan bahwa pengawasan tenaga kerja melekat di Disnaker Propinsi.

“Masalah pengawasan tenaga kerja ini ada di Propinsi. Sekarang yang datang melapor ada tidak,,persoalannya tidak ada yang datang melapor sampai saat ini. bagaimana kita mau tau kronologisnya kalau tidak ada yang melapor. Saya sudah pernah sampaikan mungkin ada waktunya kita kesana kalau perlu peninjauan, itu yang perlu mungkin dari DPRD, kalau perlu peninjauan kita siap,” ujar Muh. Suting (21/6).

Dalam rekaman wawancara, Muh. Suting mengakui mendapat informasi ada yang pulang.

Sementara ketua komisi II DPRD Morut Jeffisa Putra, A yang kami konfirmasi langsung segera menindak lanjuti dengan berkoordinasi ke Pusat, dan berbicara langsung dengan calon tenaga kerja yang sedang berada di Morosi mengikuti training. Hingga berita ini di rillis Jeffisa Putra tengah berkoordinasi dengan semua pihak terkait, dan akan memberikan penjelasan berikutnya.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed