oleh

2 Kelurahan di Morut Lakukan PUNGLI Penerimaan Karyawan PT.GNI

-BERITA MORUT-1.054 views

2 Kelurahan di Morut Lakukan PUNGLI Penerimaan Karyawan PT.GNI

 

BERITAMORUT.COM- Kelurahan Kolonodale dan Kelurahan Bahoue lakukan pungutan liar (PUNGLI) pengurusan berkas penerimaan karyawan PT. GNI,

Hal ini terungkap dari Hotline pengaduan para pencari kerja kepada media ini dalam beberapa hari terakhir,

Asri lurah Kolonodale yang kami konfirmasi membenarkan kejadian ini dan baru mengetahuinya setelah 1 minggu terakhir,

“Begini pak karna dorang tanya berapa dibayar,,,jadi staf saya bilang seiklasnya, kalau tidak dibayar tidak apa-apa juga, karna dorang datang mengurus, dorang tanya berapa administrasinya jadi staf saya katakan, seiklasnya kalau mau dikasih,,kalau tidak, tidak apa-apa…Saya nanti sudah 1 minggu baru saya tau, baru saya bilangkan, sudah tidak usah, kalau mereka tawari tidak usah ambil saya bilang,” ujar Lurah Kolonodale via telpon (30/5)

Ketika dikonfirmasi berapa banyak yang sudah mendaftar dan nilai pembayaran berkas per orang, lurah menjelaskan,

“Kalau yang saya tanya, saya punya staf 10 ribu saja yang dorang kasih begitu…Kalau memang anu pak, nanti saya suruh kasih pulang akan dorang,” kata Lurah Kolonodale.

Dalam penerimaan berkas melalui Kelurahan Kolonodale untuk tahap awal ini sudah 100 orang pelamar yang mengurus berkas. Sementara PT. GNI menargetkan pada tahun 2021 ini akan diterima 11.000 orang karyawan.

Sementara kelurahan Bahoue diduga juga melakukan pungutan bahkan mencapai 20 ribu per orang, namun Lurah Bahoue sampai berita ini dirillis belum bisa kami konfirmasi,

Sangat di sayangkan proses penerimaan karyawan PT. GNI ditumpangi dengan pungutan liar, dan minim pengawasan sejumlah pihak terkait.

Dalam sepekan terakhir media ini membuka Hotline pengaduan yang semuanya terkait perekrutan karyawan PT. GNI dimana Pemerintah daerah melalui kelurahan tidak bisa memastikan perekrutan yang bersih dari pungutan liar.**(Foto illustrasi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed