oleh

Mengisi Acara Bincang Pagi di MNCNews-TV, Bupati Morut: Saya selalu bilang ‘Mari Kita Bersatu’

Mengisi Acara Bincang Pagi di MNCNews-TV, Bupati Morut: Saya selalu bilang ‘Mari Kita Bersatu’

 

BERITAMORUT.COM- Bupati Morowali Utara Dr dr Delis Julkarson Hehi, MARS mendapatkan kesempatan untuk mengisi acara Bincang Pagi di MNC News-TV Jakarta, Jumat pagi.

Acara yang dikoordinasikan Samuel Purba selaku host ini disiarkan oleh seluruh jaringan pemberitaan MNC News, baik televisi maupun medsos-medsos mereka, termasuk live-streaming MNC TV Group.

Dalam dialog selama 30 menit itu, Bupati Delis dicecar banyak pertanyaan mulai dari kondisi daerah, pemerintahan, virus corona, pariwisata, investasi, birokrasi, lingkungan hidup dan kebijakan-kebijakan apa yang akan diberikan Delis-Djira kepada daerah dan masyarakat Morut yang berbeda dari pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Sermua pertanyaan dijawab dengan enteng, bahasanya sederhana, poin-poinnya menukik ke inti pertanyaan sehingga waktu yang sangat terbatas itu tampak sekali bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan pesan-pesan positif, menarik dan patut dibanggakan.

Samuel Purba selaku host mengatakan, bang Delis, dalam pilkada lalu, masyarakat Morut tampaknya terpolarisasi dalam dua kubu. Bagaimana abang menangani masalah ini (lawan politik) ke depan.

Kata Delis; setelah kemenangan, dan dilantik, saya selalu mengajak teman-teman, mari kita bergandeng tangan, bersatu, mari kita bangun sama-sama daerah ini karena yang akan merasakan (hasilnya) adalah kita semua.

“Tidak ada lagi nomor 1 dan nomor 2, kini yang ada hanyalah nomor 3, persatuan Indonesia ndak ada no,1 dan 2 tapi nomor 3 Persatuan Indonesia,” ujar Delis, yang dilantik pada 30 April 2021 bersama Wabub H. Djira,K, S.Pd,M.Pd itu.

Samuel bertanya lagi, hal apa yang abang akan berikan kepada daerah dan masyarakat yang berbeda dari pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Kata Delis, suami dari Febriyanti Hongkiriwan, S.Si.Apt itu: Saya ini dokter. Saya terlatih untuk bekerja secara terencana dan terpola bagai seorang dokter. Saat menangani pasien dimulai dengan anamnesa, lalu pemeriksaan penunjang, kemudian diagnosa barulah ada terapi.

Mengurus daerah ini, kata mantan anggota DPD RI ini, juga begitu. Saya sudah melakukan anamnesa melalui perjumpaan dengan masyarakat bahkan sejak masa kampanye lalu. Kemudian saya mulai melakukan pemeriksaan-pemeriksaan penunjang, apa sebenarnya masalah dan keinginan rakyat untuk kemudian saya melakukan diagnosa. Hasil diagnosa inilah yang akan menjadi dasar memberikan terapi. Kebijakan apa, tindakan apa yang harus diambil untuk mencapai solusi.

Kelemahan selama ini, kata Delis, perencanaan pembangunan kurang terarah. Perencanaan tidak diangkat dari apa yang dihadapi dan diinginkan oleh masyarakat.

Terkait investasi, Samuel Purba menanyakan pakem apa yang disiapkan Delis-Djira untuk meningkatkan investasi.

Delis menegaskan bahwa Morut sangat terbuka dengan investor, bahkan siap menggelar karpet merah untuk investasi. Tetapi investasi yang kami inginkan adalah investasi yang ramah terhadap masyarakat dan lingkungan hidup.

Investasi harus berkontribusi pada pendapatan daerah, pendapatan masyarakat dan ramah terhdap kelestarian lingkungan, ujarnya.

“Dalam tiga tahun ke depan, pendapatan masyarakat harus naik, pendapatan asli daerah meningkat, kemiskinan menurun, pengangguran diminimalisasi serta infrastruktur lebih bagus,” ujarnya.

Karena itu, kata ayah tiga orang putra/putri ini, saya telah meminta kepada pemerintah pusat agar memberikan perhatian khusus, salah satunya berupa insentif pembangunan infrastruktur kepada daerah-daerah yang memberikan kontribusi besar dalam sektor investasi untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

“Morut adalah kabupaten dengan realisasi investasi ketiga terbesar di Indonesia, namun infrastruktur seperti jalan dan jembatan, kesehatan, pendidikan dan pertanian masih sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Masih banyak lagi pertanyaan yang diajukan terkait investasi, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, penanganan pandemi virus corona, serta bagaimana menghadapi karakter masyarakat agar semua kebijakan bisa berjalan cepat dan tepat.

Semuanya dijawab dengan fasih dan ramah oleh pak dokter dengan wajah dan bibir-mulut yang selalu tampak tersenyum dan ceria, dan sama sekali tak pernah tersendat dalam melafalkan setiap kata dan kalimat yang muncul di kepalanya. Bravo dokter!!!!
(Roma/HP)
@Media Center Delis dan Djira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed