oleh

Proyek Mubazir Di Morut, Habiskan Dana 2,5 Milyar Bangun Pabrik Ice Flake

Proyek Mubazir Di Morut, Habiskan Dana 2,5 Milyar Bangun Pabrik Ice Flake

BERITAMORUT.COM- Pabrik Ice Flake di desa Bungintimbe kecamatan Petasia Timur kabupaten Morowali Utara (Morut) yang menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 sebesar Rp. 2.431.089.650 dibangun mubazir dan tidak terurus saat ini,

Bahkan Untuk mendukung operasional pabrik ice flake, pada tahun 2019 dibangun tower air sambungan air ice flake dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Morut senilai Rp. 70.000.000

Namun kini bangunan yang harusnya jadi unggulan mendukung sektor perikanan, hanya dipenuhi semak belukar dan tidak difungsikan,

“Pabrik ice flake itu sudah lama tidak beroperasi lagi, tidak jalan dan hanya dikasih biar begitu saja, tidak ada yang urus dan penuh rumput jadi bangunan kosong,” ujar salah satu warga didesa Bungintimbe kepada media

Seyogianya Pembangunan pabrik yang mempunyai kapasitas 10 ton per hari dengan harapan mendukung kegiatan para petani tambak dan ketersediaan pasokan ikan laut di desa Bungintimbe dan Towara Pantai ini harusnya menjadi potensial bagi petani tambak di kecamatan Petasia Timur dan sekitarnya.

Pembangunan pabrik ini menyikapi program kebijakan pembangunan kelautan dari Presiden Joko Widodo dengan peningkatan pengelolaan potensi kelautan Indonesia, sejak tahun 2018 Ditjen penguatan daya saing produk kelautan dan perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan menggenjot pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendukung, dan pabrik ice flake yang dibangun di Morut ini diharapkan menjadi salah satu unggulan kabupaten Morowali Utara di sektor Perikanan.

Sayangnya, pabrik yang menyedot anggaran Milyaran ini dinilai sia-sia dan hanya menghabiskan anggaran.**

 

Mikael Sorisi/Hendly

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed