BERITA DAERAH

Revolusi Mental Taat Pajak Di Lingkup Pemda Morowali, Pejabat Harus Menjadi Contoh 

Revolusi Mental Taat Pajak Di Lingkup Pemda Morowali, Pejabat Harus Menjadi Contoh

 

Morowali- Bupati Morowali Taslim mengatakan saat ini pemerintah terus fokus berkampanye tentang kesadaran semua pihak untuk membayar pajak, yang sekiranya juga dapat dimulai dari lingkup Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Morowali.

Disampaikan Taslim saat membuka kegiatan pekan panutan pembayaran pajak bumi dan bangunan pedesaan perkotaan (PBB-P2), di Kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Morowali, Senin 5 April 2021.

Taslim mengatakan untuk memulai Revolusi mental tertib pajak, bisa dilakukan dari pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) sampai dengan ke masyarakat. Disisi lain juga, tidak bisa di pungkiri masih minimnya kesadaran semua pihak untuk pembayaran pajak.

“Masalah pajak ini bukan hanya tanggung jawab dinas pendapatan tetapi juga tanggungan semua elemen. Pemunguntan pajak merupakan sumber pendapatan daerah dan semua dinas terkait harus berkolaborasi mengejar sumber pendapatan daerah,”urainya.

Dijelaskannya, hal prinsip yang harus di sosialisasikan ke masyarakat, semua memiliki tanggung jawab dalam tertib pajak, juga dari pajak ini pogram yang direncanakan pemerintah bisa terealisasi jika pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercapai sesuai target.

“Program kita bisa tercapai, sehingga semua pihak harus terlibat untuk memungut pajak,”urai Taslim.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan daerah Morowali Harsono Lamusa, mengungkapkam bahwa inisiatiaf kegiatan ini sengaja diselenggarakan. Karena kesadaran membayar pajak dimulai dari pejabat hingga jajaran ASN sehingga bisa menjadi panutan masyarakat.

“Pejabat ASN selaku penyelenggara pemerintah adalah putra terbaik didaerah, maka dengan demikian sudah waktunya menjadi contoh terbaik terutama membayar pajak,”ucapnya.

Bahkan dari kegiatan ini, Harsono Lamusa juga meminta kepada pak Bupati Morowali tidak hanya membuka kegiatan, namun bisa menjadi orang pertama melakukan pembayaran pajak yang kemudian akan diikuti teman-teman pejabat Morowali lainnya.

“Ada hal lain yang perlu diingat bahwa kewajiban membayar pajak PBB-P2 sudah dimulai untuk tahun 2021 dan segera membayar dan paling utama agar target PAD di tahun 2021 bisa segera terealisasi sampai seratus persen,”papar Harsono menambahkan.*(Ady/Hen)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close