BERITA MORUT

Balai Desa Sampalowo Terbengkalai Jadi Perdebatan, Doktor Mardiman Sane Bantu 50 Juta Ajak Swadaya

Balai Desa Sampalowo Terbengkalai Jadi Perdebatan, Doktor Mardiman Sane Bantu 50 Juta Ajak Swadaya

Morowali Utara- Balai desa Sampalowo jadi perdebatan, Doktor Mardiman Sane respon ajak swadaya dengan mulai dari sumbangan pribadinya sebesar 50 juta,

Berawal dari postingan kami terkait desa Sampalowo di Petasia Barat yang tidak memiliki balai desa hingga saat ini, sementara dari desa Sampalowo lahir sejumlah pejabat penting di Morut, mulai anggota DPRD Morut sampai Plt Bupati Morut pernah dijabat oleh masyarakat yang asli dari Sampalowo,

Postingan ini menjadi perdebatan panjang dikolom komentar, kritikan kami memberikan solusi agar Pemdes melakukan upaya lain mencari bantuan, agar balai desa yang terkatung-katung ini bisa kembali dikerjakan, kami pun menandai Doktor Mardiman Sane atau biasa di sapa Andi Sane, putra asli Sampalowo yang menetap di Jakarta, sukses menjadi sosok pengacara yang namanya tidak asing bagi warga Morut. Karena selain karirnya, Andi Sane adalah salah satu kandidat calon Bupati Morut pada Pilkada pertama tahun 2015 yang maju melalui jalur perseorangan,

Tidak tanggung-tanggung Andi Sane berkomentar dengan bersedia menggelontorkan dana 50 juta untuk memulai ajakan swadaya ini,

“Sampalowo adalah salah satu desa tertua di Morut. Dari desa ini sejarah Mori banyak dikenal lewat perang Wulanderi bahkan tempat Datu Ritana bersemayam, Raja Mori yang mangkat melawan penjajah. Tempat yg spesial sehingga ketika sy kecil Bupati Poso Arief Patanga datang berkunjung (saat itu ktm bupati rasanya ktm presiden) dan Meutia Hatta (anak Proklamator Bung Hatta) juga melakukan studi profesornya di Sampalowo. Terbengkalainya pembangunan Balai Desa Sampalowo hanyalah salah satu bukti jika “Yang terdahulu bisa menjadi yang terkemudian” tks Om Patende Hendly Mangkali (akun pribadi Hendly) sudah mengingatkan soal ini dan sebagai anak desa saya juga prihatin. Mari jadikan ini sebagai koreksi dan tidak saling menyalahkan. Yang merasa orang Sampalowo, mari kita coba cari solusi kontruktif untuk desa tercinta. Apakah masih dimungkinkan kita bangun swadaya masyarakat ? Bila tidak menyalahi aturan, ayo kita mulai. Dari saya 50juta… yang lain silahkan berpartisipasi. Dalam bentuk apa saja boleh. Baleku yang baik Irex Tampohela (Ketua BPD Sampalowo) dan kades teman sepermainan, coba kita buktikan dulu kalo kita juga bisa,” tulis Andi Sane (5/4),

Pernyataan ini menunjukan kepedulian yang sangat tinggi dari pengacara muda yang sukses ini, semoga Pemdes dan BPD Sampalowo didampingi Pendamping Desa bisa segera duduk bersama merespon reaksi cepat putra daerah Sampalowo Andi Sane**(Foto Ratno)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close