BERITA MORUT

Sosok Gatot Susilo, Memang Layak Jadi Camat Petasia

Sosok Gatot Susilo, Memang Layak Jadi Camat Petasia

 

Morowali Utara- Gatot Susilo Eko Budiyanto, S.Kom sosok aparatur sipil Negara (ASN) yang “terhempas” atau di demosi dari posisi Camat Petasia Kabupaten Morowali Utara (Morut) saat pelantikan.

Sejumlah pejabat esselon III dan IV yang dilakukan oleh Bupati Morut di halaman kantor Bupati pada tanggal 18 januari 2021.
Camat Petasia ini demosi alias non job tanpa memperoleh alasan yang jelas, hal membuatnya “melawan”.

Camat Petasia ini demosi alias non job membuatnya terus mempertanyakan alasan demosi bersama dengan sejumlah rekannya yang ASN Gatot bertemu DPRD Morowali Utara, bersama tokoh pemerhati di Morut Frits Sem Kandori, Gatot bahkan bertemu Gubernur Sulawesi Tengah Longky Djanggola. Bahkan di sebuah perbincangan kami dengan Gatot di Kota Palu, iya mengatakan berkoordinasi dengan Gubernur Sulteng terpilih Rusdy Mastura.

Gatot bersama Frits Sem Kandori bertemu Gubernur Longky

Lalu siapa Gatot sebenarnya..?

Sejak dilantik almarhum Bupati Morut Aptripel Tumimomor pada 11 januari 2020 sebagai camat Petasia, sosok Gatot dalam bekerja sebagai Camat sangat menonjol.

Secara fisik penampilannya berbeda dari yang lain, bahkan sempat tampil dengan rambut di cat putih kekinian, membuat camat ini bergaya anak muda.

Foto Mobil dinas dan kantor camat Petasia

Bukan hanya pada penampilan dirinya yang berbeda, Mobil dinas camat Petasia dan kantor Camat Petasia pun berbeda dari yang lain.

Dalam bekerja, Keuletannya membuat pegawai Kantor Camat Petasia menjadi satu tim kerja. Pada saat diwawancara media ini 31 januari 2020 ditengah kesibukannya dalam giat musrembang, Gatot berujar,

“Selama ini ada anggapan kalo Musrenbang hanya formalitas oleh desa” kata Gatot sapaan akrabnya.
Hal ini selalu terjadi karna usulan prioritas tidak terakomodir, Saya dan team kecamatan coba kembalikan greget giat ini’ urai Camat Petasia yang sangat energik ini kepada kami beritamorut.com
Gatot juga menegaskan, bahwa kali ini dalam pelaksanaan Musrenbang, Saya dan team sengaja turun ke desa sebagai pemantau dan meluruskan arah kebijakan anggaran nya apakah harus ke dana desa, apbd II, apbd I dan apbn,” ujar Gatot saat itu (31/1/2020).

Selain itu Gatot juga mendorong semua desa di kecamatan Petasia untuk memaksimalkan Dana Bumdes dalam mendongkrak sektor produktif termasuk pariwisata.

Selain Gatot, ada Camat Petasia Barat Ederson Engka, S.Sos yang juga ikut tergeser pada pelantikan tersebut. Kedua camat ini termasuk camat yang memiliki kinerja baik.

Pada 12 maret 2021 Plh. Bupati Morut Ir. Musda Guntur, MM membatalkan 9 keputusan Bupati Morut dan mengembalikan posisi mereka menjadi camat.

Baik Gatot maupun Ederson Engka menyatakan pada senin 15 maret 2021 siap melaksanakan tugasnya kembali sebagai Camat di wilayahnya masing-masing.**(Sumber Foto: Gatot dan Frits Sem Kandori)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close