BERITA MORUT

Kades Bunta Morut Miliki 23 Titik Lokasi Lahan

Kades Bunta Morut Miliki 23 Titik Lokasi Lahan

 

Morowali Utara- Kepala desa Bunta kecamatan Petasia Timur kabupaten Morowali Utara (Morut) Christol Lolo benarkan miliki 23 titik lokasi atas namanya,

“Baik bosku kita ketemu saya akan jelaskan sumber asal usul tanah yang saya miliki biar jelas bosku,,karena tanah saya miliki memang sudah di kuasai sebelum saya kades, cuma blum di sertifikat,, dan juga sebagian yang tanah mertua yang di pecah-pecahkan bos,, tidak ada tanah orang lain atau warga yang di serobot, dan juga banyak warga dengan jumlahnya yang kurang lebih sama cuma tidak kelihatan karena di pecahkan ke anak-anaknya ,istri,dan seterusnya, malahan ada juga yang sampe 30 bidang karena di pecahkan keluarga, baik ketemu langsung bisa saya jelaskan, ” tulis Kades Bunta via pesan Whatshap (1/2).

Peta sebaran lokasi lahan

Mencuatnya kepemilikan lokasi lahan kades Bunta dan sejumlah pegawai dan tukang ukur tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Morut, setelah media ini melakukan penelusuran dan mendapatkan Data BPN Peta PTSL Desa Bunta tahun 2019,

Dengan adanya peta yang di keluarkan oleh BPN PTSL tahun 2019, tedapat banyak nama Christol Lolo (Kepala Desa Bunta) pada tanah di Desa Bunta. Di duga tanah tersebut adalah tanah Negara yang dimiliki ketika menjabat sebagai kepala Desa Bunta, Terhitung sekitar 23 lokasi atas nama Christol Lolo dengan nomor Kode dan Sertifikat,

Salah satu lokasi lahan kades

Dan sesuai data peta BPN PTSL tahun 2019, terdapat banyak nama pegawai BPN Morowali Utara yang ikut mengukur lokasi Desa Bunta di duga diberikan kepala Desa Bunta untuk dapat bekerjasama berikut nama dan nomor kode yang dimiliki sebagian pegawai BPN Morowali Utara pada tanah di Desa Bunta ;

1. Eky Rikal Labulu 1677
2. Gery Arumpone 1676
3. Rio Parti Tombokan 1675
4. Kevin Arumpone 1674
5. Ferdian Suete 1673
6. Rika 1672
7. Desti Ulfadini Lario 1671
8. Aknes Rongaliwa 1670
9. Asrini Ponggele 1669
10. Yul Stella Tampai 1668
11. Yane Kristine Ellu 1667
12. Andi Yudianto 1666
13. Sanrio Hilkia Pagalu 1678
14. Jusman Ndede 1665
15. Robet Suete 1664
16. Billi Setia 1691

Namun terkait tanah untuk 16 nama ini kades Bunta menjelaskan warga sendiri yang memberikannya,

“Itu yang 16 nama warga sendiri yang berikan, nanti saya bawah orang-orangnya yang serahkan biar jelas sumber mereka miliki,” tulis Kades Bunta.

Desa Bunta adalah desa yang masuk lokasi wilayah tambang, persoalan lahan di wilayah tambang bukan hal yang baru terdengar.

Media ini mencoba melakukan konfirmasi terhadap beberapa warga terkait pungutan biaya pengukuran lahan Rp. 100.000 namun hingga berita di rillis belum tersambung.*

 

Hendly Mangkali

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close