MOROWALI

Pengedar Sabu di Morowali Diringkus Sedang Bersama Teman Wanitanya

Pengedar Sabu di Morowali Diringkus Sedang Bersama Teman Wanitanya

 

Morowali – Polsek Bahodopi Polres Morowali Polda Sulteng, kembali berhasil meringkus pengedar barang terlarang Narkoba jenis Sabu Jumat (18)12/2020) sekitar pukul 02:00 dinihari Wita.

Tersangka pria diketahui berinisial Jul tak berkutik saat ditangkap di kamar Kos miliknya, di Desa Keurea Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali

Berdasarkan Release Kapolsek Bahodopi Iptu Zulfan,SH, bahwa pada hari Jumat tanggal 18 Desember 2020, sekitar Pukul 02.00 Wita, pelaku ditangkap berdasarkan informasi dari Masyarakat tentang informasi adanya Transaksi Narkoba di Salah Satu Kos-kosan yg terletak di Desa Keurea Kec. Bahodopi.

Tak menunggu lama, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bahodopi di Pimpin Kanit Reskrim IPDA.Sumarlin langsung meluncur kesasaran di TKP, pada saat dilakukan pemeriksaan di dalam Kamar Kos yang disewa/ditempati oleh terduga Pelaku pria inisial Jul ini, di TKP Petugas langsung melakukan Penggeledahan, dari tangan Pelaku petugas berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa 10 (Sepuluh) Paket Sabu-sabu dengan berat bruto 8,16 Gram, serta uang tunai Rp. 1.375.000,-

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan satu timbangan digital, satu Set alat hisap sabu/ bong satu botol lengkap, satu buah pirek, satu pemantik korek api gas.

”Petugas juga mengamankan satu dompet berisi satu KTP atas nama Jul, satu ATM BRI, satu SIM C, satu HP merk Realmi warna Biru, satu HP merk Nokia warna Biru ,” terang Iptu Zulfan,SH.

Kapolsek mengatakan, berdasarkan hasil interogasi, pelaku diketahui berasal dari Pinrang Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan,
Saat diamankan, Pelaku sedang bersama dengan Pacarnya seorang perempuan inisial IK, ujar IPTU. Zulfan.

Lebih jauh dikatakan Kapolsek Bahodopi, saat ini pihaknya tengah berkordinasi dengan Sat Narkoba Polres Morowali, untuk selanjutnya kasus Narkoba ini di limpahkan penanganannya ke Sat Narkoba Polres Morowali untuk diproses lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika Pasal 112 Ayat 2 Subsider 127 dengan Ancaman 5 Tahun maksimal 20 tahun penjara,” ungkapnya.*(Metsul)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close