BERITA MORUT

Delis Adalah Anugerah Bagi Tanah Mori

Morowali Utara- Calon Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira.K, SPd.MPd, politisi Partai Perindo IIn Balirante dan Politisi Partai NasDem Erik Tamalagi mengatakan bahwa kehadiran Dr dr Delis Julkarson Hehi, MARS sebagai calon bupati Morowali Utara merupakan sebuah anugerah dari Tuhan yang maha kuasa untuk Morowali Utara, terutama bagi masyarakat dan Tanah Mori.

“Wahai ede-ede dan ele-ele di Tanah Mori. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memilih putra asli daerah Mori menjadi Bupati di Morut. Ini kesempatan emas pertama dan mungkin sekali ini adalah kesempatan terakhir bagi orang Mori asli jadi bupati di Morut lewat pilkada,” ujar Djira dalam beberapa kesempatan berkampanye di Tanah Mori sejak hari Rabu (18/11) sampai Jumat (20/11).

Seperti diketahui, dari dua figur bupati dan dua figur calon bupati yang sedang berkompetisi, hanya dokter Delis yang putra asli Mori. Ia berpasangan dengan H.Djira, putera asli Bajo asal Desa Kolo Bawah, Kecamatan Mamosalato.

Data lain yang diperoleh Media Center D1A menyebutkan, populasi Suku Mori di Kabupaten Morowali Utara saat ini tinggal sekitar 30-an persen. Jadi kalau Delis-Djira bisa terpilih jadi pemimpin di Morut, ini merupakan kebanggaan besar warga Tanah Mori.

“Kalau kami-kami saja yang bukan orang Mori mendukung mati-matian dokter Delis, masak orang Mori tidak kompak,” ujar mantan Kepala Dinas Dikbud Morowali Utara tersebut.

Hal yang sama dikemukakan anggota DPRD Morut yang juga politisi Partai Perindo, Iin Balirante.

“Mengapa saya bilang anugerah?? Karena Dokter Delis ini satu-satunya calon asal Tanah Mori. Figur dan pribadinya juga melebihi calon lainnya. Selain berpendidikan, juga memiliki pengalaman kepemimpinan, punya jaringan yang luas, rekam jejak karir politiknya dan kehidupan pribadi dan keluarganya sangat baik,” ujarnya.

Program-program yang disampaikan dan dikomitmenkan juga adalah program kemanusiaan dan kesejahteraan rakyat yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat serta amat realistis bila dikaitkan denga APBD Morut.

“Saya ini duduk di Badan Anggaran DPRD Morut, jadi tahu betul bahwa semua program, janji atau kontrak politik yang disampaikan itu sangat akomodatif dalam APBD,” ujarnya.

Iin prihatin dengan berita-berita hoax yang disebarkan kubu lawan politik yang menyebutkan bahwa program Delis-Djira itu tidak realistis. Mereka yang menyebarkan berita hoax itu adalah pihak-pihak yang memang tidak komitmen untuk menggunakan APBD bagi kesejahteraan rakyat, ujarnya yang disambut tepuk tangah riuh peserta kampanye di sejumlah desa seperti Mandula, Korowou dan Kumpi.

Sedangkan politisi Partai Nasdem Erik Tamalagi meminta warga Mori untuk merenungkan syair lagu Wita Mori yang dalam salah satu baitnya menyebutkan: Tomengkorahakono Witato. Tompedandi teasa aroa, tuwu mate memoroko.

“Sangat realistis dan itu amanah leluhur bila orang Mori bisa mendukung putra/putri Mori menjadi petewawa (pemimpin) di Tanah Mori ini,” ujar Erik yang saat ini menjadi Staf Khusus Menteri Pertanian RI Tersebut.*(red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close