BERITA DAERAH

Sabu Seberat 168,94 Gram Masuk Morowali, Tersangka Baru Tiba Dari Sulsel Di Ciduk Aparat

Sabu Seberat 168,94 Gram Masuk Morowali, Tersangka Baru Tiba Dari Sulsel Di Ciduk Aparat

MOROWALI-Kepolisian Resort (Polres) Morowali berhasil mengungkap penyalahgunaan narkotika jenis sabu diwilayah Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. Hal itu disampaikan Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguno kepada sejumlah awak media saat menggelar presa release di Mapolres Morowali, Jum’at (06/11/2020).

Menurut Bayu keberhasilan dalam mengungkap penyalahgunaan narkotika jenis sabu tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika disalah satu hotel yang ada di Kecamatan Bahodopi.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat kami langsung melakukan penggrebekan dan penggeladahan disalah satu kamar hotel dan berhasil menangkap seorang tersangka berinisial R dan mengamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu,” katanya.

Dijelaskan Bayu dalam proses pengungkapan tersebut, selain mengamankan narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 168,94 gram dalam kemasan 3 paket besar dan dua paket sedang serta 1 paket kecil, Polres Morowali pun mengamankan 1 set alat hisap sabu dan barang bukti lainnya.

“Jadi barang bukti yang kami amankan berupa 1 buah pirex, 1 buah botol, 1 buah timbangan digital warna hijau, 1 buah SIM B II Umum, 1 (satu) buah SIM C, 1 unit HP nokia warna hitam, 1 dompet warna coklat yang berisi uang tunai sebanyak Rp. 2.000.000,”ujarnya.

Ditambahkan Bayu pengungkapan penyalahgunaan narkotika kali ini merupakan yang terbesar selama 11 bulan berdirinya Polres Morowali bila satu gram bisa digunakan 15 orang, maka Polres Morowali berhasil menyelamatkan 2.534 orang.

“Kalau diuangkan, dari total berat 168,94 gram berkisar 300-an juta dari tersangka R yang mengaku sebagai pemakai aktif dan sudah lama, namun baru pertama kali melakukan pengedaran narkotika jenis sabu di Morowali. Pelaku R belum masuk dalam daftar TO (target operasi), karena yang bersangkutan baru datang dari Sulawesi Selatan,”jelasnya.

Lebih jauh Bayu mengatakan akibat perbuatannya, R melanggar pasal pasal 112 ayat (2) undang-undang RI. No. 35 Tahun 2009, tentang narkotika.

“Akibat perbuatanya pelaku terancam dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tutupnya.

Dalam press release Kapolres Morowali didampingi oleh Kabag Ops dan Kasat Narkoba Polres Morowali.*(red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close