BERITA MORUT

Pemkot Palu Rakor Kesiapan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Palu- Plt. Wali kota Palu diwakili Sekretaris Daerah kota Palu, H. Asri, SH secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) bersama BKMG dan beberapa OPD di jajaran Pemerintah kota Palu pada Selasa, 3 November 2020 di ruang rapat Bantaya kantor Wali kota Palu.

Rakor tersebut membahas tentang kesiapan daerah menghadapi bencana Hidrometeorologi tentang meningkatnya curah hujan yang akan mengakibatkan fenomena La Nina.

Dalam arahannya, Sekkot Asri mengatakan fenomena La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik diprediksi dampaknya akan berlangsung pada bulan Oktober hingga Desember 2020 bahkan bisa sampai awal tahun 2021.

Oleh karena itu, katanya perlu kesiapsiagaan dari daerah masing-masing khususnya di seluruh wilayah kota Palu karena fenomena La Nina akan menimbulkan curah hujan yang tinggi dan bisa mengakibatkan banjir bandang, longsor, dan lainnya.

“Seluruh OPD harus betul-betul siaga dalam menghadapi fenomena ini, tanda-tandanya seperti yang terjadi malam Jumat pekan lalu. Banyak pohon yang tumbang, saluran air dan sungai-sungai meluap,” katanya.

Sekkot Asri menyatakan perlunya dilakukan normalisasi di saluran-saluran air dan sungai-sungai, olehnya Dinas PU kota Palu paling tidak sudah harus menyiapkan alat beratnya.

Dari segi kesehatan pun, lanjutnya apabila banyak air yang tergenang aman menimbulkan bibit-bibit penyakit, makanya para Camat sudah harus mengumumkan kepada masyarakat agar waspada dengan fenomena La Nina.

“Kita berdoa, semoga dampak dari fenomena La Nina tidak terjadi di kota Palu,” tandasnya.*(Humas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close