BERITA MORUT

KAPOLRI: Informasi Humas Polri Harus Cepat, Akurat dan Terpercaya

KAPOLRI: Informasi Humas Polri Harus Cepat, Akurat dan Terpercaya

NASIONAL- Bidang Humas Polri tahun ini genap memasuki usia ke 69 tahun. Dalam usianya yang matang, Bid Humas Polri memberikan segala bentuk informasi di lingkungan Polri untuk disajikan kepada Masyarakat diseluruh nusantara.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Raden Argo Yuwono, menyampaikan, tugas Bidang Humas tidaklah mudah dan tantangannya sangat berat.

“Kita harus mensejajarkan perkembangan tehnologi yang cepat dan harus menyesuaikan SDM (Sumber Daya Manusia) sehingga tugas Kita bisa dipercaya oleh Masyarakat,” kata Argo dalam sambutan yang disampaikan melalui zoom meeting yang disaksikan oleh Bid Humas Polda se Indonesia, Senin (2/11) di gedung Pres Conference.

Irjen Pol Argo Yuwono menambahkan, program prioritas dari Kapolri, diantaranya pemantapan managemen media untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Dengan perkembangan teknologi, Kapolri Bapak Idham Aziz mengatakan ada program prioritas, diantaranya pemantapan menejemen bidang media. Itu tentu menjadi tantangan kita sebagai staf, juga harus bisa memberikan yang terbaik berkaitan dengan pemantapan manajemen media,” jelas Argo.

Menurutnya, mengelola media dengan baik, baik itu media sosial maupun media mainstream, sehingga bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Humas itu hampir semuanya harus tahu, apa yang dilakukan kita dilapangan, itu pasti tanyanya ke Humas. Oleh sebab itu, kedepan bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi sehingga kita bisa mendapatkan data yang cepat dan akurat,” katanya.

Media harus menjadi informasi yang cepat akurat dan dipercaya. Jadi artinya kita harus bisa diandalkan “, Imbuh Jendral bintang dua tersebut, dalam sambutannya di peringatan HUT Humas Polri ke 69, di Mabes Polri.

Sementara, Bid Humas Polda Jatim juga turut merayakan yang dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. Kegiatan diisi dengan melakukan pemotongan tumpeng dan membagikan rompi kepada wartawan sebagai identitas yang nantinya digunakan pada saat melakukan peliputan bersifat anarkis. *(Humas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close