BERITA MORUT

Mengenal Lebih Dekat Febrianthy, Apoteker Disampin Dokter Delis

Mengenal Lebih Dekat Febrianthy, Apoteker Disampin Dokter Delis

YANG mana istri Dokter Delis? Pertanyaan itu dilontarkan seorang ibu di sela-sela persiapan Deklarasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali Utara Delis-Djira (DIA) di Gedung Morokoa Kolonodale, 5 September lalu.

“Itu yang sedang menyapu,” jawab seorang pemuda yang sedang mengatur kursi.
Malam itu, sebagian anggota tim koalisi, relawan, dan simpatisan, berkumpul di gedung itu untuk menyiapkan acara deklarasi keesokan harinya.

Hadir pula Calon Bupati Morut Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS yang didampingi istrinya Ny. Febrianthy Hongkiriwang, S.Si, Apt.
Febrianthi merupakan alumni Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin Makassar. Gelar di belakang nama ibu tiga orang anak ini menandakan dia Sarjana Sains (S.Si) dan seorang apoteker (Apt).

Apoteker merupakan gelar profesi bagi seseorang yang telah mengucapkan sumpah jabatan apoteker. Pendidikan khusus itu ditempuh selama satu tahun setelah seseorang menyelesaikan Strata 1 atau sarjana.

Seorang apoteker bertugas atau berfokus pada efektifitas serta keamanan penggunaan obat-obatan. Apoteker sangat dekat atau bekerja di suatu farmasi, baik farmasi rumah sakit atau industri farmasi.

Oleh karena itu, setiap kali Dokter Delis memeriksa pasien/orang sakit, Ibu yang murah senyum ini selalu berada disamping suaminya. Ia selalu mencatat resep atau obat-obatan yang dibutuhkan seorang pasien.

“Saya urusan obat. Mencatat resep obat. Kalau tidak ada di Kolonodale, ya pesan di Makassar. Pokoknya kita berusaha menolong orang-orang yang sakit, terutama para orang tua kita,” ujar ibu berusia 38 tahun ini.

Pasangan hidup yang ramah dan santun ini saling menopang. Suami dokter, sang istri apoteker. Keduanya juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sejak duduk di bangku kuliah.

Hal yang menonjol pula, Febrianthi sangat gampang bergaul. Ia tidak kaku. Bahkan di setiap kegiatan sosialisasi pasangan calon Delis-Djira, ia sering menjadi buruan ibu-ibu atau remaja putri untuk foto selfi bersama.

Seperti suaminya, dia juga tidak menunggu dilayani atau terima beres. Febri dengan cekatan selalu ikut membantu apa yang dia bisa kerjakan. Gerakannya lincah.

Sebagai contoh, ketika malam persiapan Deklarasi di gedung Morokoa, ia ikut menyapu ruangan. Orang yang sudah mengenalnya tidak menganggap aneh dengan “kelakuannya” seperti itu.

“Ibu Febri yang saya kenal, memang seperti itu sejak dulu. Bukan baru sekarang. Orangnya lincah, ramah pula,” komentar seorang temannya di akun FB.

Begitu pun dengan makanan. Dia tidak pernah memilih makanan. Apa yang ada di depannya, disantapnya.

Hal itu sempat terlihat saat Dokter Delis dan rombongan menghadiri sebuah acara di Desa Jamor Jaya, Kecamatan Lembo Raya. Tanpa rasa sungkan Febriyanti bergabung dengan kerumunan anak-anak di bawah pohon kelapa yang antre di gerobak penjual siomay.
“Selain lapar, saya memang penggemar berat siomay,” katanya sambil tertawa. #Ale (Media Center Delis-Djira)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close