BERITA MORUT

Bupati Morut Ikut Menugal Jagung Hibrida dan Mina Padi di Soyojaya

Bupati Morut Ikut Menugal Jagung Hibrida dan Mina Padi di Soyojaya

Soyojaya- Sebagai upaya untuk mendukung Ketahanan Pangan dimasa Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mendukung dan mensukseskan Gerakan Tanam Jagung dirangkaikan dengan Mina Padi Tahun 2020.

Sebagai bentuk dukungan Pemkab, pada Selasa (22/9/2020), Bupati Morut Moh. Asrar Abd. Samad, ikut menanam jagung hibrida ditandai dengan menugal dan menanam jagung hibrida bersama Kelompok Tani se-kecamatan Soyo Jaya di Desa Sumara Jaya.

Menempuh perjalanan darat Kolonodale-Towi-Soyo Jaya selama 2 jam 30 menit, rombongan yang turut mendampingi Bupati,, terpantau turut hadir Pimpinan DPRD Idham Ibrahim, M.Se, Anleg Warda Dg. Mamala, Gina Silvia Togalami, Abidin Hi. Lamatta, Asisten II Bidang Pembangunan Yunber Bamba, S.Pi, M.Si, Kadis Pertanian DR. Najamuddin Atong, M.Si, Kasat Pol.PP & Damkar Buharman Lambuli, S.Sos, Sekdis PUPR Laode Yani Samu, ST.,M.Si, Kabid Perikanan Pitos Lameanda.

Selain itu, Camat Soyojaya Iskandar Zulkarnain, S.Pt, Unsur Tripika kecamatan Soyo Jaya, Sekdes Sumara Jaya Sukanto, para Kades & Ketua Kelompok Tani se-kecamatan Soyojaya.

Bupati Asrar dalam sambutannya mengatakan Gerakan Tanam Jagung Hibrida dan mina padi ini sebagai bentuk sinergisistas Program Pemerintah dengan kelompok tani, untuk menstimulasi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada poktan se-kecamatan Soyo Jaya begitu semangat mengolah lahannya seluas kurang lebih 400 Ha, yang mana Pemda melalui Dinas Pertanian Daerah telah membantu dalam penyediaan bibit jagung hibrida jenis HJ 21. Tujuan tanaman jagung ini kami harapkan bisa memotivasi masyarakat untuk meningkatkan produtivitas tanaman Palawija,” ujarnya.

Diakuinya, kelompok tani saat ini masih ada kendala terkait kekurangan fasilitas alat pertanian untuk mengolah lahan berupa Jonder, seperti yang diusulkan oleh poktan Tora-Tora dan poktan Pamoto dari dataran atas.

“Terkait permintaan alat pertanian seperti Jonder, kami minta kepada kelompok tani untuk membuat Proposal kemudian kami usulkan dalam APBD TA. 2021 melalui Dinas Pertanian Daerah, dan akan dikawal oleh Anleg DPRD yang hadir saat ini, kami juga berharap benih jagung unggulan ini untuk mendorong agar masyarakat termotivasi hingga dapat menanam jagung.” harap Asrar.

Pada kesempatan itu Sekdes Sumara Jaya Sukanto, juga meminta bantuan untuk perbaikan jembatan gantung Sumara Jaya yang menghubungkan persawahan lahan 1, hal ini mendapat lampu hijau oleh Bupati dan disetujui untuk dianggarkan senilai 200 juta rupiah melalui APBD TA.2021.

Sementara itu Kadis Pertanian DR. Najamuddin Atong, M.Si, dalam sambutannya mengatakan “Tanam Jagung Hibrida ini langkah yang bagus dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan Nasional, apalagi dampak Pandemi saat ini ekonomi melambat, jadi dengan memanfaatkan lahan kosong ini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” harapnya.

Usai menanam jagung, Bupati Asrar menerapkan program Mina Padi, yang merupakan bentuk integrasi antara pertanian dan perikanan yang dikembangkan dalam satu lahan dinilai akan sangat menguntungkan bagi petani.

“Dengan menerapkan pola ini, selain bisa panen padi, petani juga bisa menghasilkan ikan dari budidaya yang dilakukan pada satu hamparan sawah yang sama, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani,” ujar Asrar.

Untuk program ini, petani dibantu benih ikan Nila sebanyak 28 ribu ekor untuk 2 hektarnya, dengan anggaran senilai 145 juta rupiah melalui DAK Dinas Perikanan Daerah Kabupaten Morowali Utara TA. 2020.

 

(Media Kominfo Morut)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close