BERITA MORUT

Perjuangan Kades Taende dan Warga, Demi Mendapatkan Air Bersih

Perjuangan Kades Taende dan Warga, Demi Mendapatkan Air Bersih

Taende, Mori Atas – Masalah air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat Desa Taende Kecamatan Mori atas Kabupaten Morowali Utara, sedikit mulai mendapatkan harapan akan datang air bersih hingga kerumah warga melalui program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas).

Hal tersebut juga membuat warga semangat mengikuti Gotong royong pemasangan jalur pipa dari bak induk mata air menduru yang jaraknya sekitar 4 km hingga ke Desa Taende.

Penggalian dan pemasang pipa program Pansimas bantuan dari pemerintah propinsi tersebut disambut dan diterimah dengan suka cita oleh pemdes dan masyarakatnya. Kegiatan gotong royong ini juga dihadiri Babinsa desa setempat, yang dikoordinir langsung Kepala Desa Taende Marson lambengko dan diikuti masyarakat serta pengurus Kelompok Keswadayaan masyarakat (KKM) PANSIMAS menduru desa Taende.

“Adanya Pansimas bantuan dari propinsi sedikit memberikan harapan bagi masyarakat akan air bersih, makanya pada saat diajak gotong royong mereka berbondong-bondong ikut dalam kegiatan ini,” semua masyarakat terlibat sampai ibu-ibu pun ikut dalam membantu ucap Kades Taende, Marson lambengko kepada media ini Senin (7/9/20).

Kades Taende

Dikatakan Marson, kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pihaknya tersebut, dimulai sejak rabu (19/9/20) lalu.sudah sekitar 16 hari kami kerja gotong royong mengingat Selama ini sejumlah masyarakat sangat kesusahan mendapatkan air bersih,biasa numpang minta kepada rumah warga yang memiliki sumur atau kah pergi di sungai yang airnya sudah tidak layak dipakai akibat limbah. Bahkan tidak sedikit warga memanfaatkan mandi dan cuci di sungai tahun Ketahun yang melintasi desanya.

“Pastinya antusiasme masyarakat adanya bantuan Pamsimas ini cukup tinggi. Makanya mereka datang ikut berkerja karena harapan besar melalui Pansimas ini bisa cepat selesai, sehingga mereka bisa menikmati sumber air bersih langsung pemukiman,” tuturnya.

Kedepannya, lanjut Marson, pihaknya juga akan mengkontrol KKM Desa Taende, agar pengelolaan air bersih bagi masyarakat tetap berjalan dengan adanya penetapan sukarela warga pengguna air bersih, untuk perawatan instalasi air.

“Mudah-mudahan cepat selesai, tinggal nanti kita musyawarahkan, bagaimana pengelolaan kelanjutan jaringan air bersih untuk jangka panjang,”tutup Marson.

 

Chem/Hend

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close