BERITA MORUT

Optimalkan Peran Toga dan Tomas Jelang Pilkada Serentak, Kapolres Morowali Utara Gelar Pertemuan

Optimalkan Peran Toga dan Tomas Jelang Pilkada Serentak, Kapolres Morowali Utara Gelar Pertemuan

Morowali Utara, Beritamorut.com- Jelang Pilkada serentak tahun 2020 tahun ini khususnya diwilayah hukum Polres Morowali Utara.
Optimalisasi peran tokoh masyarakat (Tomas), tokoh agama (Toga) dan organisasi masyarakat (Ormas) sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Morowali Utara yang  telah dimulai awal bulan September ini.

Dalam mengoptimalisasi peran tersebut, Kapolres Morowali Utara AKBP Bagus Satiyawan, S.H.S.I.K.M.H. menggelar pertemuan dengan Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat di ruang kerjanya. Jumat (4/9/2020).

“Terwujudnya Pilkada yang aman dan damai tidak lepas dari kerjasama oleh seluruh komponen masyarakat tidak terkecuali peran dan partisipasi dari Tokoh masyarakat dan tokoh agama” ucap Kapolres saat membuka pertemuan yang dihadiri oleh seluruh perwakilan agama di Kab Morowali Utara tersebut.

Tidak hanya memilih Bupati dan wakil Bupati Morowali Utara saja. Masyarakat Kab.Morowali Utara juga dihadapkan dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, siapapun yang ikut bertarung dan apapun pilihannya tidak boleh membuat masyarakat Kab.Morowali Utara terpecah belah.

Pilkada tahun ini juga sangat berbeda, ditengah pesta demokrasi lima tahun sekali tersebut. Kita juga dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang penulurannya sangat cepat, sehingga kita juga tetap memperhatikan kesehatan dan juga tetap mematuhi protokol kesehatan, jelasnya.

Melalui pelaksanaan sosialisasi Pilkada Damai yang dilakukan tomas, toga dan ormas merupakan salah satu cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan politik yang sehat. Terutama memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada mendatang. Berbeda pilihan boleh dan tidak boleh memaksakan pilihan kepada orang lain, apalagi terkait perbedaan agama. Pilihan merupakan hak mutlak yang dimiliki oleh setiap orang dalam menentukan siapa pemimpinnya. Jangan jadikan agama jadi komuniti politik” sambung Ketua FKUB Kab.Morowali Utara.

Mari menjaga silahturahmi antarumat beragama, pererat kekeluargaan demi menciptakan Pilkada yang aman dan Damai di tanah ini” sambungnya.

Dalam pertemuan tersebut tetap memperhatikan standar protokol kesehatan dimana seluruh tamu yang datang diperiksa suhu badan, diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan saat memasuki Mako Polres Morowali Utara.

 

Sumber: Tribatanews

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close