BERITA DAERAH

Gagal Maju Pilkada Sulteng, Anwar-Sigit: Minta Maaf Tidak Ada Partai

Gagal Maju Pilkada Sulteng, Anwar-Sigit: Minta Maaf Tidak Ada Partai

SULTENG, BERITAMORUT.COM- Pasangan Anwar Hafid – Sigit Purnomo Said meyampaikan permohonan maaf kepada kader, relawan dan pendukung karena tidak bisa maju Pilkada Sulteng. Hal itu akibat kekurangan partai pendukung.

“Pada malam hari ini kami ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh relawan, pendukung simpatisan dan pejuang. Karena selama ini berjuang bersama-sama di lapangan,” kata Anwar Hafid didampingi Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu Jumat 9 September 2020.

Relawan selama ini kata Anwar Hafid telah bekerja keras di lapangan untuk meningkatkan elektabilitas pasangan Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said (AS).

“Dan Alhamdulilah atas kerja keras itu telah membuahkan hasil, dengan dirilisnya beberapa lembaga survey menempatkan pasangan AS ini berada di urutan nomor 1. Itu semua atas kerja keras bersama-sama selama ini,” katanya.

Anwar Hafid yang juga Kader Demokrat dan Ketua Demokrat Sulteng itu kembali mengulang penyampaian maaf atas gagalnya ikut kontestan Pilgub Sulteng pereode 2020-2025 itu.

“Menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, karena sampai dengan detik ini (Jumat malam) kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan dukungan partai politik dengan persyaratan 20 persen. Sampai saat ini hanya dapat mengumpulkan 7 kursi dari 9 yang dipersyaratkan,” ucap Anwar.

Melihat perkembangan yang ada, kata Anwar bahwa rasa rasanya sudah tidak ada lagi partai Politik yang dapat mengumpulkan persyaratan 20 persen tersebut.

“Oleh karena itu saya bersama pak Sigit (Pasha Ungu) menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh relawan pejuang AS,” tuturnya.

Sementara itu Pilkada Sulteng hanya diikuti dua pasangan Calon (Paslon) yaitu Rusdy Mastura- Ma’mun Amir dan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus.***

Sumber : InSulteng.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close