BERITA SULTENG

Industri Kecil Dan Menengah Sulteng Go Ekspor

Palu – Plt. Kepala Kantor Bea Cukai Pantoloan Irwan Sakti Alamsyah turut serta menjadi narasumber dalam acara Diskusi Publik “IKM Sulteng Go Ekspor”. (23/7)

Kegiatan ini diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka pengembangan dan pengamanan perdagangan luar negeri.

Diskusi dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah Richard Arnaldo Djanggola. Beliau menuturkan bahwa pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) diharapkan dapat terpacu untuk menembus pasar internasional setelah adanya diskusi ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Plt. Kepala Kantor Bea Cukai Pantoloan Irwan Sakti Alamsyah. Dalam kesempatan ini, Irwan menjelaskan tentang mekanisme konsolidasi barang ekspor dan manfaat ekspor bagi daerah serta pelaku usaha IKM.

“Kegiatan ekspor yang Bapak Ibu lakukan, nantinya akan meningkatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) bagi Negara Indonesia. Kemudian oleh pemerintah pusat, Devisa Hasil Ekspor (DHE) ini akan diserahkan kepada pemerintah daerah dalam bentuk DAK, DAU, DID, dan DBH yang nantinya akan diperuntukkan kepada Bapak Ibu pelaku usaha agar semakin berkembang”, ujar Irwan.

Selain Plt. Kepala Kantor Bea Cukai Pantoloan, kegiatan ini juga diisi oleh narasumber lain yaitu Widyaiswara Ahli Utama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Abubakar Almahdali yang memberikan materi tentang Usaha Industri dan Perdagangan Berorientasi Ekspor di Masa Pandemi Covid-19 di Sulawesi Tengah dan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palu Devi Lasilolo yang memberikan materi tentang peluang serta kemungkinan untuk memasarkan produk IKM melalui mekanisme lelang.

Setelah diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion “Peningkatan Ekspor Daerah” yang berfokus pada bahasan tentang hambatan dan upaya peningkatan ekspor komoditi non migas. Berbeda dengan acara sebelumnya, FGD ini dihadiri oleh beberapa instansi terkait yang berperan dalam proses perdagangan internasional dan juga beberapa pelaku usaha yang sudah berhasil melakukan ekspor komoditi non migas langsung dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Rangkaian acara yang dilaksanakan di Hotel Best Western Plus Coco Palu ini, tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan New Normal.

 

 

REDAKSI

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close