oleh

Aktivitas Perusahaan Tambang Meresahkan Warga, Wagub Cek Lokasi Dua Perusahaan Di Banggai

Aktivitas Perusahaan Tambang Meresahkan Warga, Wagub Cek Lokasi Dua Perusahaan Di Banggai

BANGGAI- Menindaklanjuti laporan aktivitas dua perusahaan yakni PT Aneka Nusantara Internasional (PT ANI) dan PT Dahatama Adikarya yang meresahkan warga Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai maka Wakil Gubernur Sulteng Dr. H. Rusli Dg. Palabbi, SH, MH turun mengecek ke lokasi, pada Selasa (21/7).

Turut mendampingi wagub, anggota DPRD Sulteng Ronald Gulla, perwakilan disnaker provinsi, UPT dinas ESDM, UPT KPH Balantak, Camat Bunta Arsad Tamagola dan Forkopicam.

“Kami langsung meninjau sehingga bisa melihat sejauhmana proses di lapangan,” ungkap wagub saat pertemuan dengan pihak terkait di kantor camat sebelum turun meninjau.

Warga menganggap usaha kedua perusahaan yang masing-masing bergerak pada pertambangan nikel di Desa Hion, dan kayu di Desa Huhak telah merusak ekosistem lingkungan.

Bahkan pada poin laporan, terdapat indikasi dokumen izin usaha yang tidak lengkap dan ditambah masalah kesejahteraan naker yang tidak sesuai standar pengupahan.

Atas hal itu, wagub mengimbau supaya perusahaan bersikap kooperatif guna menyelesaikan permasalahan yang timbul.

Ia pun mengharap perusahaan memastikan legalitas usaha lewat dokumen perizinan usaha termasuk menjamin kesejahteraan dan perlindungan keselamatan kerja.

“Supaya saat beroperasi tidak timbul komplain dari masyarakat dan juga (perusahaan) dilindungi dari aspek hukum,” tegasnya.

Sementara disnaker provinsi menuturkan sedang memproses laporan terkait belum dipenuhi hak naker oleh pihak-pihak yang jadi subkon dalam usaha PT ANI.

Untuk persoalaan PT Dahatama, dari pihak UPT KPH Balantak juga sedang mendalami laporan guna memastikan areal produksi perusahaan tidak masuk sampai kawasan hutan lindung.

“Mudah-mudahan ada titik temu supaya tidak ada yang dirugikan,”pungkas wagub.

 

Humasprov Sutleng/HM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed