MOROWALI

Tiga Tongkang Muat Ore Nikel Tenggelam, Syahbandar: Dampak Ditimbulkan Pencemaran Laut

Tiga Tongkang Muat Ore Nikel Tenggelam, Syahbandar: Dampak Ditimbulkan Pencemaran Laut

BERITA MORUT, MOROWALI- Kapal pengangkut kargo Ore Nikel atau yang biasa disebut tongkang tenggelam diperairan laut Morowali, tepatnya seputaran Kecamatan Bungku Pesisir persis diwilayah Desa Bete-Bete. Pihak Polairud Morowali yang di konfirmasi mengenai kejadian tersebut enggan berkomentar

“saya baru dapat invo ada pihak lain yang lebih tau kronologinya, Kemarin hanya cek dan dokumentasi Sodara kemudian koordinasi dengan Syabandar” Jawab Danpos Polair Morowali Bripka Yova lewat pesan singkat Whatsapp 28/06/20 Malam hari.

Syahbandar Morowali Muharam mengatakan pihaknya telah menindak lanjuti kecelakaan kapal tersebut dan sudah melakukan tindakan penyelamatan juga sudah melakukan penyelidikan

“itu sudah selesai diperiksa sama penyidik kami. Untuk bertangung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kapal dalam hal ini pemcemaran laut..itu sudah jelas pemlik kapalnya..kami dari pihak Syahbandar cuman mengerahkan untuk mengambil tindakan penyelamatan” Katanya

Muharam juga menambahkan jika pihak yang harus bertanggung jawab mengenai persoalan pencemaran adalah pemilik kapal dalam hal ini pihak perusahaan jasa yang melakukan pengangkutan Ore Nikel. Muharam juga menjelaskan jika tengelamnya kapal di akibatkan cuaca buruk

“Pencarternya PT. HBM ( HARUM BUMI MANDIRI) dengan ke agenan, AGEN PT. KARUNIA KEMBAR MARITIM dan pemilik kapal Klu pemilik Kapal Namanya PT. MARINDO JAYA SEJAHTERA dan hasil penyelidikn di sebkan faktor alam yakni cuaca buruk, angin diseratai ombak besar” jelas Muharam.

Sementara itu pihak PSDKP mengakatakan jika kejadian tongkang tenggelam tidak hanya terjadi di perairan Bete-Bete namun juga terjadi di Pulau Langala Desa Lailia Kecamatan Bahodopi

“tidak hanya di Bete-Bete tetapi juga ada di dua Tongkang Di langala dan kami masih melakukan penyelidikan jadi bukan hanya 1 tongkang, masih ada lagi 3 tongkang” Ujar PSDKP yang tidak ingin disebutkan namnya.

Media ini mendapatkan informasi jika tongkang yang tenggelam berangkat Pada tanggal 15 Juni 2020 pukul 10:30, dari Kabaena Jety Tonia Mitra Sejahtera menuju ke Morowali Sulawesi Tengah PT IMIP

Danpos Angkatan Laut Letu Suherman mengatakan jika masalah kecelakaan tongkang tersebut lagi ditangani oleh pihak Syahbanda Morowali

“Sedang ditangani oleh Syahbandar Bang” Ujarnya.

 

ADHY/HEND

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close