MOROWALI

Soal Banjir Morowali Di Tiga Desa Hoaks, Ada Oknum Goreng Isu Karena Kepentingan

Soal Banjir Morowali Di Tiga Desa Hoaks, Ada Oknum Goreng Isu Karena Kepentingan

BERITA MORUT, MOROWALI- Tingginya curah hujan membuat masyarakat Morowali merasa takut akan datangnya banjir terutama masyarakat yang ada Kecamatan Bahodopi yakni Desa Siumbatu, Dampala dan Desa Lele yang menjadi korban banjir beberapa tahun lalu, sehingga tiga Kepala Desa ini sudah memahami benar terjadinya banjir terutama karena tingginya curah hujan

“kita lihat sendiri keadaan cuaca di Morowali dan beberapa daerah lainnya seperti apa, jadi memang debit air pasti naik, hanya saja memang banyak oknum yang menggoreng sampai hangus isu ini dengan mengkabing hitamkan perusahaan yang ada di desa kami” Ujar Mirwan, Junaedi dan Hartono selaku Kepala Desa yang mewakili masyarakat.

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan debit air naik dan membuat jalan alternatif terganggu karena dilakukan pengerukan agar aliran air sungai tidak masuk kedalam perkampungan dan alat berat yang dipakai merupakan alat perusahaan yang selama ini banyak membantu kebutuhan masyarakat dan diketahui menurut paparan tiga Kepala Desa bahwa selama ini pihak perusahaan sangat koperatif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa binaan perusahaan

“jadi memang ada perusahaan tambang di desa kami dan ini adalah perusahaan lokal selama ini perusahaan ini sudah banyak membantu masyarakat terutama dalam penaganan banjir sehingga kami meminta kepada oknum yang terus menghembus isu mengkambing hitamkan perusahaan sampai mengatakan penyebab banjir adalah perusahaan itu Hoaks buktinya alat yang kami pakai di sungai alat perusahaan jadi sudahlah kami paham mereka yang berbicara ini karena ada kepentingan” papar tiga Kepala Desa.

Ditambahkan oleh tiga Kepala Desa kiranya Media juga tidak ikut terjerumus dalam kepentingan oknum-oknum yang membuat publik beropini negatif hanya karena kepentingan mereka sehingga para kepala desa paham apa maslah angkay bicaranya para oknum yang dinilai hoaks

“BMKG dan BPBD Morowali sendiri menyampaikan ke Media kiranya masyarakat waspada karena memang cuaca yang buruk, jadi memang yang mengkambing hitamkan perusahaan ini karena kepentingan” Tambah tiga Kepala Desa.

 

ADHY/HEND

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close