BERITA SULTENG

STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENGAWASAN PILKADA 2020 DI TENGAH PANDEMI COVID-19: PASCA PERPPU 2/2020

STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENGAWASAN PILKADA 2020 DI TENGAH PANDEMI COVID-19: PASCA PERPPU 2/2020
(Siaran Pers, 9 Juni 2020)

BERITA MORUT, PALU– BawasluProvinsi Sulawesi Tengah sedang menyusun Staretegi Pencegahan dan Pengawasan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 Pasca Tebitnya Peraturan Pemerintah Pengganti (PERPPU) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang.

Terbitnya Perppu Nomor 2 Tahun 2020 pada tanggal 4 Mei 2020, menimbulkan polemic bagi Penyelenggara Pemilihan, baik di jajaran KPU, DKPP maupun Bawaslu, mengingat penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 harus dilanjutkan di tengah Pandemik Covid-19.

Hal tersebut menyebabkan diperlukannya penyesuaian kembali terhadap pola pelaksanaan penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 dengan prosedur/protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19, terutama dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Dalam Keberlangsungan Usaha Pada Situasi Pandemik.

Dengan diterbitkanya Kemenkes Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 menimbulkan keunikan pada pengawasan pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 ini, karena dengan demikian Bawaslu beserta jajaranya memiliki kewajian untuk mengawasi dan memastikan pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada Tahun 2020 mengikuti dan sesuai dengan prosedur/protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Bawaslu, dalam hal ini Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah menyusun strategi pencegahan pelanggaran dengan mengurangi pelaksanaan secara tatap muka diantaranya:

Memperbanyak penyebaran surat himbauan dan surat instruksi;

Pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan Stakeholder, Rapat Kerja dan Bimbingan Teknis kepada jajaran Bawaslu dilaksanakan mengguna aplikasi Video Converence; dan

Kegiatan Sosialisasi dilaksanakan melalui media sosial resmi Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, pemasangan alat peraga seperti spanduk dan/atau baliho serta melaui iklan media masa seperti radio, koran atau majalah.

Sedangkan untuk strategi pengawasan masih menunggu peraturan baru tentang tata cara atau prosedur pelaksanaan tahapan penyelenggara pemilihan oleh KPU karena perlu disesuaikan. Strategi pengawasan tentunya akan disesuaikan pula dengan prosedur/protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19, salah satunya untuk pelaksanaan pengawasan langsung seperti supervisi dan monitoring akan memperhatikan prinsip physical distancing.

 

SULTENG.BAWASLU.GO.ID/HM

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close