BERITA DAERAH

BUPATI TOJO UNA UNA PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA DI DESA BETAUA KECAMATAN TOJO

BUPATI TOJO UNA UNA PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA DI DESA BETAUA KECAMATAN TOJO

BERITA MORUT, TOJO UNA-UNA- Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE, MM memenuhi Undangan Pemerintah dan Masyarakat Desa Betaua Kecamatan Tojo untuk Bersilaturahmi Pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 Masehi sekaligus melakukan panen perdana jagung hibrida (Kamis 4 Juni 2020).

Mendampingi Bupati pada kesempatan itu adalah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perikanan, Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Tojo dan Tojo Barat, Unsur Forum MUsyawarah Pimpinan Kecamatan, Kepala Desa dan perwakilan Masyarakat Betaua.
Kepala Desa Betaua dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk sektor pertanian bahwa didesa Betaua ini selain jagung masyarakat juga melakukan kegiatan penanaman bawang merah. Karena penanaman bawang merah ini adalah dibidang sangat sulit sehingga pada proses kegiatan dalam penanaman ini juga memerlukan biaya sangat besar,”kata Kades Betaua. Kades katakan, tetapi ketika dari hasil panen bawang merah ini juga bisa mendapatkan ruang yang besar bagi petani untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak dari hasil bawang merah tersebut.

Kepala Desa Betaua juga menyampaikan Terima Kasih Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una Una, karena melalui DInas Perikanan telah membuat master plan untuk wilayah tambak yang sudah didesain begitu bagus kepala desa akan kan mencari lagi investor yang bisa berkerja sama dengan badan usaha milik desa untuk membangun wilayah tambak yang kurang lebih 50 hektar yang telah didesain tersebut.

Sementara itu Bupati Tojo Una Una dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Tojo Una Una sesuai Instruksi Pemerintah Pusat telah merefocussing Anggaran untuk Penanggulangan Dampak Covid19, Sehingga ditahun 2020 ini Banyak Pembangunan Infrastuktur dibatalkan.

Bupati juga menambahkan bahwa Desa Betaua adalah desa yang sangat Produktif, karena luas area jagung sekitar kurang lebih 400 hektar belum lagi penghasil bawang merah kemudian ada area tambak. “Pada tahun lalu tambak tersebut perna dibantu oleh pemerintah daerah sebesar 2 miliar untuk masyarakat, bahkan saya sudah sampaikan Kepada Kadis Pertanian dan Perikanan untuk memanfaatkan betul kesempatan ini apabila masyarakat membutuhkan. Maka kita harus bantu,” terang Bupati

 

 

Prokopim Tojo Una Una/HM

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close