BERITA MORUT

Pemdes Kasingoli Mori Atas Salurkan Bantuan BLT Tahap II

BERITA MORUT, MORI ATAS- Pemerintah Desa kasingoli, Kecamatan Mori atas kabupaten morowali utara (morut), sebagai salah satu desa yang sudah lebih dahulu menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap II bulan Mei 2020.

Kepala Desa kasingoli bersama perangkatnya, menyerahkan langsung BLT DD kepada 18 Kepala Keluarga (KK) dengan kategori miskin / rentan miskin, belum terdata, keluarga sakit menahun, dan putus mata pencaharian. Penyaluran itu juga disaksikan langsung oleh camat Mori atas, Yesirdam balirante, Babinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD)serta Pendamping Desa (PD).

Pantauan Media berita morut di lapangan, penyaluran BLT DD secara simbolis diserahkan langsung oleh camat Mori atas. Penyaluran juga sesuai protokol kesehatan menggunakan protap pemerintah tentang Covid-19.

Tomas tokare Kepala Desa kasingoli mengatakan, “Puji Tuhan saat ini Desa kasingoli sudah bisa merealisasikan, penyaluran BLT DD tahap II bulan Mei 2020.

“Semoga penyaluran BLT DD ini membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19”, ujarnya, kamis(28/5)

Lebih lanjut, tomas menyampaikan bahwa, penggunaan Dana Desa untuk BLT, dilaksanakan sudah sesuai dengan yang telah diatur dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang BLT DD. Dan dengan persetujuan Bupati melalui camat, dengan keputusan tentang pengesahan keluarga calon penerima BLT. Bantuan sebesar Rp. 600 Ribu akan diterima selama Tiga bulan, dan pencairan saat ini merupakan tahap kedua bulan Mei yang disalurkan kepada KPM.

“Semoga 18 Kepala keluarga yang menerima bantuan, serta seluruh elemen masyarakat tetap rukun melawan Covid-19, dan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19”, tuturnya.

Pada kesempatan itu pula, camat Mori atas yesirdam balirante juga menjelaskan, BLT DD ini beda dengan program keluarga harapan ( PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Karena BLT DD diberikan langsung berupa uang tunai kepada keluarga penerima.

‚ÄúPenerima BLT DD, tidak boleh rangkap dengan bantuan lain. Kalau dobel langsung dicoret. Itu juga ada pernyataan dari yang bersangkutan, bahwa belum menerima PKH, BPNT atau yang lainnya”, terangnya.

Katanya, program ini merupakan bentuk nyata bahwa, Negara, Mendes, dan Pemdes benar benar hadir memberikan solusi kepada masyarakat di tengah pandemi Virus corona atau Covid-19 yang sangat berdampak terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah,puji Tuhan berkat kerjasama antara Pemerintah Desa serta perangkat desa, Pendamping Desa, program BLT DD ini bisa tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran”, ucapnya.

Salah seorang penerima juga menyampaikan banyak terimakasih kepada pemerintah desa dan pemerintah pusat.

“Dengan adanya bantuan itu keluarga kami yang terdampak langsung dengan pandemi covid-19 merasa terbantu dan meringankan beban Keluarga kami”, sebutnya.

 

 

Chem/Hend

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close