BERITA MORUT

Maksimalkan Pengawasan, Dua Fraksi DPRD Morut Dorong Bentuk Pansus Covid-19

BERITA MORUT- Pelaksanaan penanganan covid-19 (corona) di Kabupaten Morowali Utara (Morut), khususnya terkait refocusing atau realokasi, atau perubahan alokasi anggaran, mendorong dua fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Morut membentuk Panitia Khusus (Pansus) recofusing atau realokasi anggaran covid-19.

Pembentukan pansus adalah niat baik beberapa fraksi di DPRD Morut untuk memaksimalkan fungsi pengawasan terkait penggunaan realokasi anggaran covid-19.

Selasa 26 mei 2020, Wakil ketua I DPRD Morut Idham Ibrahim, SE.,M SE dari fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), yang kami konfirmasi melalui pesan whatshap, menjawab pertanyaan kami terkait rencana pembentukan pansus, “Walaikum salam. Sejak Rapat bamus, kami sudah suarakan selaku Pimpinan DPRD untuk di Bentuk Pansus”,tulisnya.

Senada dengan fraksi Nasdem, fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jeffisa Putra, A juga memberikan keterangan melalui pesan whatshap.

“Wasalam,,,jika terkait refocusing maka berdasarkan ketentuan edaran 3 mentri, bahwa DPRD hanya sifatnya penyampaian oleh pemda. Pemda dapat mengambil kebijakan sendiri dalam perumusan penggunaan besaran anggaran, akan tetapi karena DPRD memiliki peran penting terkait budgetting, peraturan dan keuangan maka DPRD memgambil sikap untuk membentuk pansus terhadap refocusing dan penggunaan. Disitulah peran DPRD melalui kebijakan AKD. DPRD juga telah membentuk tim dapil terkait tim pengawasan berdasarkan dapil, dalam rangka mengawasi penyaluran dan pemenuhan kesejahtaraan garda terdepan penanganan covid. Kita sudah 2 kali monitoring terkait hal itu dan telah mengambil data, sehingga ada kesimpulan merumuskan pansus yg di dorong awal oleh fraksi Nasdem dan PKB. Besar harapan pada pembentukan pansus tanggal 8 juni mendatang, mendapat dukungan dari seluruh fraksi atau minimal 3 fraksi. Banyak temuan dalam penanganan penggunaan refocusing, kemudian untuk kebutuhan data tambahan, DPRD akan melakukan pemangilan kepada tim gugus covid 19, pada tanggal 2 juni atau 5 juni mendatang”,tulis Bung Jeff, sapaan akrab Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Morut ini.

Anggota DPRD lainnya Yanto Baoli, dari Partai Keadilan Sejahterah (PKS), yang tergabung dalam fraksi Nasdem bersama Partai Demokrat, dari 5 fraksi di DPRD Morut mengatakan,

“Pasti kami ikut mendorong dibentuknya Pansus” Tulis Anggota DPRD Morut ini, juga melalui pesan whatshap.

Peran anggota legislatif (anleg), dalam pelaksanaan refocusing anggaran tentu di nanti banyak pihak, tetapi melihat fraksi mana saja yang akan getol mendorong lahirnya Pansus DPRD Morut menarik untuk disimak. Mengingat DPRD adalah ujung tombak dari harapan masyarakat, untuk membuka secara transparansi pelaksanaan refocusing anggaran Covid-19.

 

 

HEANDLY MANGKALI

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close