BERITA MORUT

Plh. Bupati Morut Kunjungi Mamosalato Salurkan Bantuan JPS

BERITA MORUT- Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut), serahkan bantuan JPS berupa bahan pokok kepada warga terdampak COVID-19 di kecamatan Mamosalato, Bantuan itu langsung diserahkan Bupati Morut Moh. Asrar Abd. Samad secara simbolis kepada 14 Kepala Desa, Jumat (15/5/2020).

Sebelum penyerahan bansos paket bahan pokok pada pukul 10.00 wita, plh. Bupati terlebih dahulu hadir pada penyerahan BLT-DD pukul 08.00 wita di balai desa Tanasumpu, BLT-DD diserahkan kepada 86 kk dari 522 kepala keluarga desa Tanasumpu.

Setelah itu plh.Bupati menuju aula kantor camat Mamosalato untuk menyerahan bantuan Jaring Pengaman Sosial berupa bahan pokok, yang didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara H. Abudin Halilu, SH, Kadis Sosial Drs.Yospid Labangara, Kasat Pol.PP Buharman Lambuli, S.Sos, Kadis Perpustakaan Abas Mato’ori, Kadis PU Agung Satria Ponga, ST,MT, plt.Kadis Pertanian DR.Najamudin, Danramil 1311-06 Bungku Utara/Mamosalato Serma Karepesina, Kapolsek Mamosalato Iptu Suhartono, Sekretaris Dishub Lili Siombo, SE, Kabag Humas Protokol Hery Pinontoan, S.STP, serta beberapa pejabat terkait, dan 14 kepala desa se-kecamatan Mamosalato

Bantuan jaring pengaman sosial berupa sembako tersebut akan dibagikan kepada 2.800 warga yang tersebar di 14 desa se-kecamatan Mamosalato, dan disaksikan oleh camat Howard A.Lario, M.Pd, yakni : warga desa Kolo Atas 140 kk, desa Kolo Bawah 176 kk, desa Momo 173 kk, desa Girimulya 82 kk, desa Tananagaya 265 kk, desa Tanasumpu 401 kk, desa Pandauke 552 kk, desa Tambale 109 kk, desa Winangabino 135 kk, desa Sea 178 kk, desa Uepakatu 143 kk, desa Parangisi 66 kk, desa Lijo 376 kk, dan desa Manyoe 186 kk.

Adapun jenis bantuan yang diserahkan yaitu : Beras 28.000 kg, Telur 2.800 rak, Vitamin C 14.000 tablet, dan Gula pasir 2.800 kg.

Kadis Sosial Drs. Yospid Labangara dalam laporannya mengatakan bahwa data penerima bantuan tahap pertama ini diambil dari Bagian Perekonomian Setdakab Morut, dan untuk kecamatan Mamosalato dari 3.100 kk, 2.800 kk diantaranya terdaftar sebagai penerima Bansos JPS APBD.

Namun untuk penerima BLT Kemensos, masih ada desa di Mamosalato yang tidak memasukkan data warganya termasuk desa Parangisi. “Saya harap kedepan semua desa dapat memasukan daftar nama-nama warganya yang layak untuk menerima bantuan agar kami bisa validasi data yang ada sekarang” ucapnya.

Plh.Bupati Morut menyampaikan bahwa penyerahan Bansos JPS di Mamosalato merupakan kecamatan terakhir untuk bansos tahap pertama ini. warga yang mendapat bantuan tersebut adalah warga yang terdampak covid-19 dan belum mendapatkan bantuan lain seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BLT, sembako kemensos dan bantuan lainnya.

Untuk bansos jaring pengaman sosial tahap II agar para kepala desa kiranya dapat merevisi data penerima bantuan untuk divalidasi oleh Dinas Sosial. “Harap tidak ada lagi sms saya bahwa dia tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah, maka kepala desa harus memasukkan kembali data warganya utamakan yang belum pernah menerima bantuan apapun” pungkasnya.

Pada kesempatan itu plh. Bupati juga mengharapkan agar Camat dan Kepala Desa dapat memberikan edukasi kepada masyarakat di kecamatan Mamosalato bahwa dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona maka kita harus menaati aturan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah.

“Saya harap agar Camat dan para kepala desa dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk rajin cuci tangan pakai sabun, gunakan masker saat keluar rumah, hindari kerumunan, jaga jarak, tingkatkan imun tubuh dan jaga kesehatan” ucap Bupati.

Selanjutnya Bupati dan rombongan menuju desa Kolo Bawah pada pukul 13.00 wita untuk penyerahan BLT-DD sejumlah 196 kk penerima BLT dari 387 kk . Kiranya bantuan dari Pemerintah baik pusat maupun daerah dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak covid-19 bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

 

HM/Bidang_IKP

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close