oleh

INSPEKTORAT MORUT AKUI TIDAK PERNAH PERIKSA DANA BUMDES

BERITAMORUT.COM- Inspektorat Morowali Utara (Morut), akui tidak pernah melakukan audit atau pemeriksaan Dana Bumdes.

Kamis (2/4) Kepala Inspektorat Morut Sam Purnama Kandori mengatakan kepada media ini, “Dari hasil laporan tim, kami belum pernah melakukan pemeriksaan dana bumdes, nanti tahun ini baru focus untuk bumdes”, ujarnya.

Pernyataan Kepala Inspektorat Morut yang baru menjabat diawal Tahun 2020 ini, menjadi penegasan dana bumdes yang selama ini dikelolah didesa, berpotensi dimainkan sejumlah desa. Inspektorat Morut dapat disebut, mengabaikan upaya Pemerintah melakukan pengentasan kemiskinan melalui Permendes No.19 Tahun 2017 tentang prioritas penggunaan dana desa, dimana salah satunya adalah melakukan perluasan produktif didesa dengan penyertaan modal bumdes yang dapat bersumber dari ADD, dan didalam pelaksanaannya diperiksa oleh Inspektorat.

Masyarakat selama ini meyakini, pemeriksaan ADD yang sudah dilakukan inspektorat, secara keseluruhan meliputi penyertaan modal Bumdes.

Dan faktanya, beberapa desa dikeluhkan ada dugaan kongkalikong yang melibatkan Pemerintah Desa. Bahkan saat ini, Bendahara Desa Malino Soyojaya Liberta Alimbuto, dilaporkan pengurus Bumdes, ke Polres Morut, terkait dugaan korupsi dana bumdes Tahun anggaran 2018,2019 dan mulai diperiksa penyidik sejak 27 maret 2020.

Beberapa Desa lain pun diduga terjadi akal akalan dalam mengatur dana bumdes tersebut, keluhan masyarakat desa tompira tentang bumdes 2018, terkait pengadaan ternak itik yang tak kunjung terlihat, sementara dana penyertaan modalnya raib tidak jelas. Bahkan ada Kepala Desa, yang berani menggunakan dana bumdes untuk kepentingan desa lainnya, dengan alasan yang penting dikembalikan.

Komitmen Kepala Inspektorat Morut saat ini, untuk mengedepankan semboyan bebas korupsi seperti yang disampaikannya, semoga bukan sebuah isapan jempol. Bahkan yang perlu dilakukan oleh Inspektorat, menyerahkan hasil pemeriksaannya terkait temuan, kepada Polres Morut untuk ditindak lanjuti. Baik tahun anggaran yang berjalan dan tahun sebelumnya, dimana sejumlah desa dalam catatan penelusuran tim berita morut, diduga memainkan dengan tenang tenang, alokasi bumdes.

Polres Morut melalui Humas, menyampaikan akan merespon setiap keluhan dan laporan masyarakat, dan hal tersebut sudah dibuktikan, dengan menciduk Kepala Desa dan Bendahara Desa sampalowo Kecamatan Petasia Barat, untuk bertanggung jawab atas korupsi ADD Tahun 2018.

 

Hend

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed