MOROWALI

Tim Gabungan Unsur Maritim Sulteng Amankan Enam Orang Nelayan Dari Sultra

Tim Gabungan Unsur Maritim Sulteng Amankan Enam Orang Nelayan Dari Sultra

Beritamorut.com, Morowali- Penegakan hukum terhadap pelaku penangkapan ikan dengan cara Destruktive Fishing (Bom Ikan) oleh Oprasi Gabungan Unsur Maritim (TNI AL, Pol Airud, dan PSDKP) membuahkan hasil.

Para pelaku tertangkap saat berada di perairan Desa Padei Laut, Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Danpos TNI AL Morowali, Lettu Laut (PM) Suherman menguraikan, bahwa penangkapan para pelaku kejahatan tertangkap saat team Gabungan Unsur Maritim melaksanakan Patroli

“Pada hari Jumat (20/3/2020) sekitar pukul 07.00 WITA, tim melaksanakan patroli tepat di perairan Desa Padei Darat dan alhamdulillah Patroli kami membuahkan hasil, kami melihat aktifitas nelayan sedang menangkap ikan degan menggunakan bahan peledak (bom ikan)” papar Suherman.

Lebih lanjut, Suherman menjelasakan sebelum menangkap dan mengamankan para pelaku, tim gabungan sempat menerima perlawanan dari nelayan sehingga harus melakukan aksi kejar-kejaran disekitar perairan Menui Kepulauan

“Pada pukul 08.20 WITA, tim melakukan pengejaran selama 1 jam lebih dan berhasil mengamankan KMN AKBAR serta 6 (enam) orang nelayan yang diduga sedang melakukan tindak pidana Destruktif Fishing” jelasnya.

Para pelaku yang diamankan merupakan masyarakat yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Konawe Kecamatan Soropia Desa Saponda dengan identitas inisial AS(27), H. MS(54), MR(31), AG(15), FA(18), Ar(28) dan saat ini para pelaku bersama barang buktinya digiring ke Kantor DKP Probinsi Sulawesi Tengah untuk proses lebih lanjut

“selain para pelaku kami juga megamankan barang bukti lain di KMN AKBAR berupa 1 unit kapal motor nelayan, 1 unit perahu sampan tanpa mesin, 877 Kg ikan batu dengan berbagai jenis, 1 unit kompresor, 2 roll selang panjang kurang lebih 100 meter, 3 pasang sepatu selam /sepatu katak, 3 buah kacamata selam, 2 unit mesin pendorong perahu merek Tianly masing-masing 27 PK dan 33 PK, 2 buah Bundre tempat pungut ikan, 2 buah baterai, 1 bal kabel 50 meter, 4 buah jerigen 5 liter, serta dayung sebanyak 4 buah” pungkas Suherman.(Ady/Hend)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close