BERITA MORUT

100 Hari Pemerintahan Jokowi

Nasional, beritamorut.com: 100 Hari Sepak Terjang Para Menteri dari Partai Politik
30/01/2020 06:12:19

Sejumlah menteri yang berlatar belakang parpol menjadi bahan pembicaraan publik di 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.
Sejumlah menteri yang berlatar belakang parpol menjadi bahan pembicaraan publik di 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.
JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sudah memerintah selama 100 hari. Selama kurun waktu itu, banyak hal yang sudah dilakukan Jokowi dan para menterinya.

Sejumlah nama menteri pun membetot perhatian publik dan jadi bahan perbincangan di media sosial, karena kebijakan maupun karena langkah politiknya. Termasuk mereka yang menjadi menteri dengan kendaraan partai politik.

Seperi diketahui, dari 34 menteri Jokowi, 16 di antaranya datang dari kalangan partai politik.

PDI-P menyumbang menteri paling banyak dengan jumlah empat orang. Mereka adalah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Menteri Sosial Juliari Batubara, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gusti Ayu Bintang Darmavati.

Selanjutnya dari Golkar adalah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Kemudian dari NasDem adalah Menteri Pertanian Yasin Limpo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerald Plate.

Berikutnya dari PKB adalah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Kemudian dari PPP adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Selanjutnya Gerindra yang merapat dengan pemerintahan Jokowi mendapatkan jatah dua kursi, yaitu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Bagaimana kiprah mereka sejauh ini? Berikut catatan Kompas.com, Kamis (30/1/2020):

Antara jabatan partai dan jabatan publik
Kebanyakan para menteri yang datang dari partai politik tetap aktif dengan jabatannya di partai mereka bernaung.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close